- Instagram/gamylaashab - Instagram/aronashab
Kakak Aron Ashab Buka Suara soal Alasan Sang Adik Direhab, Gamyla Singgung Alkoholik hingga Perilaku Menyimpang
tvOnenews.com - Kakak Aron Ashab, Amalia Gamyla Ashab akhirnya buka suara mengenai isu penculikan sang adik.
Sebelumnya, nama Aron Ashab kembali menjadi perbincangan setelah dirinya muncul di media sosial dan mengungkap pengakuan mengejutkan bahwa ia diculik dan disiksa.
Pernyataan aktor sekaligus penyanyi tersebut sontak menarik perhatian publik dan memunculkan beragam pertanyaan mengenai kejadian yang sebenarnya dialaminya.
Menanggapi pengakuan tersebut, Gamyla Ashab akhirnya menceritakan kejadian sebenarnya melalui media sosial.
Ia membantah adanya penculikan dan mengungkap alasan keluarga memasukkan Aron ke tempat rehabilitasi berbasis pesantren.
Menurut Gamyla, keputusan itu diambil karena keluarga sudah kewalahan menghadapi perilaku sang adik yang disebut bermasalah selama bertahun-tahun.
Gamyla juga menyinggung kebiasaan Aron mengonsumsi alkohol hingga dinilai tidak mampu mengendalikan perilakunya saat mabuk.
Ia menegaskan bahwa rehabilitasi tersebut merupakan upaya keluarga agar Aron memperbaiki diri, bukan untuk membuang atau mencelakakannya.
- Instagram/gamylaashab - Instagram/aronashab
Gamyla bahkan meminta warganet agar tidak mudah terbawa oleh drama yang berkembang di media sosial.
"Pinter-pinter yuk netizen udah 2026 stop drama dan manipulatif," tulisnya.
Ia kemudian menjelaskan alasan keluarga mengambil keputusan tersebut. Menurut Gamyla, persoalan yang dihadapi Aron bukan sekadar masalah biasa, melainkan sudah berlangsung lama dan berdampak pada kondisi keluarga.
"Dia direhab karena alkoholik dan ada masalah menyimpang dan gak terkontrol kalo mabok. Kita udah capek lahir batin!" ungkap Gamyla.
Gamyla Tegaskan Tidak Ada Penculikan
Dalam keterangannya, Gamyla menjelaskan bahwa proses membawa Aron ke tempat rehabilitasi dilakukan melalui prosedur resmi.
Ia menyebut keputusan tersebut diambil atas perintah ibu kandung mereka yang disebut sudah tidak sanggup menghadapi perilaku sang anak.
Menurut Gamyla, kondisi keluarga saat itu juga tidak mudah. Sang ibu tengah menjalani pemulihan setelah mengalami stroke, sementara keluarga masih berduka atas meninggalnya ayah mereka.
Ia mengklaim Aron kerap mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak di rumah hingga menimbulkan keributan.
Situasi tersebut, menurutnya, turut memengaruhi kondisi anggota keluarga lain yang tinggal bersama mereka.
"Direhab ada prosedur resmi untuk angkut anak bermasalah (atas perintah ibu saya yang sudah stroke, masih penyembuhan luka ditinggal meninggal alm abah saya, masih setiap hari menghadapi ulah dia yang tidak terkontrol dan rusuh tiap kali mabuk. Mabok setiap hari berbotol-botol di dalam rumah yang isinya cuma ibu saya yang stroke, saya dan anak-anak laki-laki saya yang sudah trauma lihat kelakuan dia setiap hari)," tulisnya.