- tim tvOnenews - Wildan
Viral Dokter di Kota Bandung Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri sejak Usia 3 Tahun hingga Menderita Gonore
"'Kamu mau ngapain?' kata aku tuh gitu. Terus papanya beralibi kita tadi itu ya kasih nafas buatan ya," ujar ibu korban.
"'Mamah, kayak di HP papa ya (ada adegan tak senonoh)'," jelas ibu korban menirukan sang anak ketika bercerita kepadanya
- Instagram/ataliapr
Langkah hukum pun telah ditempuh untuk mencari keadilan bagi korban. Dugaan tindak pidana pencabulan tersebut telah secara resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian pada tanggal 28 September 2026.
Laporan hukum ini juga disertai dengan penyerahan sejumlah barang bukti yang cukup kuat untuk mendukung proses penyidikan, mulai dari hasil pemeriksaan medis atau visum korban, dokumen pendukung, rekaman video, hingga keterangan sang anak dan ibunya sebagai saksi.
"Laporan Polisi sudah resmi dibuat (LP/B/1821/IX/2026/SPKT/POLDA JABAR), dan Komnas Perlindungan Anak pun sudah bersurat resmi," tulis Atalia.
Menanggapi situasi yang sangat mengkhawatirkan ini, Atalia secara tegas mendesak Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan menyeluruh tanpa pandang bulu.
Desakan tersebut dilayangkan karena korban dikabarkan masih berada di dalam penguasaan terduga pelaku.
Atalia menekankan bahwa keselamatan fisik serta pemulihan psikologis korban harus menjadi prioritas mutlak demi melindungi hak-hak anak dan memberikan keadilan yang seadil-adilnya.
"Saya mendesak Direktorat PPA Polda Jabar untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini, karena korban balita saat ini masih berada di bawah penguasaan terduga pelaku dan hingga kini belum ada pembaruan perkembangan yang jelas di lapangan."
"Keselamatan fisik, medis, serta psikologis anak dalam ancaman besar, sehingga saya memohon bantuan segera dari aparat penegak hukum agar korban bisa diselamatkan dan terduga pelaku dapat segera ditangkap!" tutupnya. (ism)