news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Buya Yahya.
Sumber :
  • YouTube

Boleh atau Tidak Suami Istri Berhubungan Intim di Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri? Buya Yahya Tegas Bilang Hukumnya…

Buya Yahya menjelaskan hukum berhubungan intim suami istri di malam takbir dan Idul Fitri. Lantas boleh atau tidak melakukannya? Simak penjelasan berikut ini.
Selasa, 9 April 2024 - 19:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Islam telah mengatur segala aspek kehidupan manusia dari hal yang terkecil sampai hal yang terbesar. Tak terkecuali perihal hubungan intim suami dan istri.

Hukum berhubungan intim saat malam takbir Idul Fitri perlu diketahui oleh pasangan suami dan istri. Hal ini berkaitan dengan peraturan Allah SWT agar tidak dilanggar dan tercatat sebagai dosa.

Lantas sebenarnya boleh atau tidak suami dan istri berhubungan intim di Hari Raya Idul Fitri?

Dalam ceramahnya, Buya Yahya memberikan penjelasannya terkait hal ini. Menurut sang pendakwah, berhubungan intim bagi pasutri di malam takbiran atau Idul Fitri adalah halal mubah.

Buya Yahya menegaskan, adapun terkait keyakinan ataupun pendapat yang mengatakan tidak boleh berhubungan suami istri pada saat Idul Fitri maupun Idul Adha adalah tidak benar.

"Ada keyakinan saya pernah mendengar kalau hari raya nggak boleh berhubungan suami istri, nggak ada hubungannya," kata Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan, hari raya bukan hari terlarang untuk berhubungan intim. Menurutnya, semua orang boleh bersenang-senang saat hari raya tiba.

“Bukan suatu hari yang terlarang, apalagi namanya hari raya, hari yang bersenang-senang, makan enak, berhubungan suami istri segala macam," jelasnya

Buya Yahya lantas menyentil ada keyakinan aneh yang melarang hubungan suami istri. Ia menegaskan anggapan masyarakat yang menyebut tidak boleh bersetubuh pada hari raya tidak ada dasar ilmunya.

"Ada memang keyakinan yang aneh-aneh. Ada yang mengatakan kalau 1 Muharram, 10 Muharram, nggak boleh berhubungan suami istri, kemudian apa? Hari raya begini nggak boleh berhubungan suami istri, nggak tau dari mana ilmu-ilmu itu begitu," imbuhnya.

Sang pendakwah menegaskan hari raya adalah hari halal. Bahkan pada hari itu dilarang berpuasa, sehingga umat Muslim dianjurkan membatalkan puasa.

“Bahkan pada hari itu tidak boleh berpuasa. Pada hari itu Anda boleh buka dengan macam-macam cara berbuka. Hubungan suami istri anggap buka aja,” jelas Buya Yahya.

Buya Yahya menyebut hari-hari yang diharamkan berpuasa seperti Idul Fitri, Idul Adha, hari Tasyrik. Pada hari-hari tersebut boleh saja melakukan hubungan suami istri jika ingin.

Ia menekankan keyakinan ini harus diluruskan kebenarannya. Pasalnya ada saja yang meyakini bila hari Muharram tidak boleh melakukan hubungan intim. 

"Ini harus ditekankan, ada keyakinan-keyakinan di kampung, ada satu daerah kalau Muharram itu nggak boleh hubungan suami istri,” ucap Buya Yahya.

“Ada lagi satu orang punya amalan, hubungan suami istri hanya boleh 10 Muharram. Nasib buruk, setahun sekali, ada orang aneh-aneh itu. Ilmunya bukan dari Baginda Nabi makanya tersiksalah dia. Wallahu A'lam Bishawab," tutup Buya Yahya.

Diketahui, pada kondisi tertentu hukum berhubungan suami istri ini menjadi haram. Beberapa kondisi yang dimaksud seperti apabila pihak istri dalam keadaan haid atau nifas, atau sedang Ihram haji dan umrah. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral