news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Habib Novel Alaydrus ungkap hukum menggoyangkan tubuh saat zikir setelah shalat.
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus & Tim tvOnenews

Jangan Salah Paham, Menggoyangkan Tubuh saat Zikir usai Shalat Kata Habib Novel Alaydrus Diperbolehkan, ini Alasannya

Habib Novel Alaydrus mengungkap hukum menggoyangkan tubuh saat zikir setelah mengerjakan shalat. Ia menerangkan hal ini karena seseorang berada di situasi ini.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 14:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Zikir setelah shalat menjadi amalan untuk senantiasa meminta ampunan kepada Allah SWT.

Zikir setelah mengerjakan shalat juga bentuk lantunan untuk mendapatkan rahmat-Nya.

Banyak orang mengamalkan zikir setelah shalat biasanya tanpa sadar mereka sampai menggerakkan tubuh.

Namun, ada yang berpendapat bahwa saat membaca amalan zikir ketika selesai shalat merupakan cara yang salah.

Lantas, apakah boleh membaca zikir sampai menggoyangkan tubuh sebagai amalan setelah shalat? Habib Novel Alaydrus menerangkan kasus ini.


Ilustrasi seorang perempuan mengamalkan zikir setelah mengerjakan shalat. (Freepik)

Bagi Anda ingin mengetahui tentang mengamalkan zikir setelah shalat sampai menggoyangkan tubuh dari penjelasan Habib Novel Alaydrus, mari simak di sini agar tidak salah tafsir.

Dikutip tvOnenews.com dari tayangan channel YouTube Masjid Raya Bintaro Jaya TV, Sabtu (3/8/2024), Habib Novel Alaydrus menjelaskan tentang amalan zikir setelah shalat.

Habib Novel Alaydrus mengatakan amalan zikir setelah shalat tidak boleh ditinggalkan seorang Muslim.

Habib Novel Alaydrus menyampaikan zikir sebagai amalan menutupi kekurangan ibadah shalat seseorang.

Misalnya seseorang merasa tidak khusyuk ketika shalat sebaiknya ditambal dengan bacaan zikir.

Sesuai dalil dalam Al-Quran melalui Surah Al-Jumu'ah ayat 10 terkait anjuran membaca zikir setelah shalat agar mendapat karunia-Nya, Allah SWT berfirman:

فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Fa izaa qudiyatis-salaatu fantasyiruu fil-ardi wabtaguu min fadlillaahi wazkurullaaha kasiiral la‘allakum tuflihuun.

Artinya: "Apabila shalat telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung." (QS. Al-Jumu'ah, 62:10)

Kemudian, Habib Novel Alaydrus menerangkan bahwa seseorang harus menjaga ketenangan fisik saat membaca zikir dan sedang shalat.

"Jadi kalau kita tenang berusaha betul-betul jaga ini waktunya saya shalat habis shalat saya zikir tenangkan fisiknya usahakan enggak bergerak," ucapnya.

Ia menerangkan bahwa fisik seseorang yang tenang saat zikir dan shalat akan menjadikan orang tersebut khusyuk.

Menurutnya, hal tersebut membawa kenikmatan bagi seseorang senantiasa memohon ampunan agar segala dosa dihapuskan oleh Allah SWT.

"Ketenangan yang hakiki diawali dengan ketenangan tubuhmu di hadapan Tuhanmu, tenang betul, ketika shalat, ketika baca Al-Quran, ketika zikir tubuhnya tenang," terangnya.

Meski begitu, ia mengambil kisah dari cerita Ali bin Abi Thalib tentang sahabatnya yang selalu menyempatkan zikir setelah shalat baik sunah maupun wajib.

"Sampai pada satu posisi, zikir, kita kenal zikirnya para sahabat diceritakan oleh khalifah Ali bin Abi Thalib," tuturnya.

Ia mengatakan tidak ada aturan mengamalkan zikir tubuhnya harus didiamkan sebagai bentuk ketenangan.

Pria usia 49 tahun itu menuturkan bahwasanya zikir sampai menggoyangkan tubuh sudah dilakukan para sahabat.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk merasakan kenikmatan luar biasa dari bacaan zikir.

Namun, ia mengingatkan goyangan tersebut sebagai bentuk gerakkan orang tenang dan tidak disengaja.

"Ketika sahabat berzikir mendapatkan kenikmatan yang luar biasa maka kenikmatan itu menjalar ke sekujur tubuhnya beliau pun bergoyang tapi goyangnya orang tenang," jelasnya.

"Tubuhnya bergoyang seperti pohon yang kena angin pelan kecuali anginnya lesus ya ini maksudnya angin normal gitu," lanjutnya.

Ia menyebutkan goyangan orang yang merasakan sensasi kenikmatan masih diperbolehkan menurut syariat Agama Islam.

"Itu namanya goyang yang diizinkan karena merasakan nikmat yang luar luar biasa," tandasnya.

Kesimpulan: Hukum menggoyangkan tubuh tanpa tidak sadar saat zikir selesai shalat masih dibolehkan karena bentuk menikmati kenikmatan dari bacaannya untuk memohon ampunan dan mendapat rahmat Allah SWT.

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:06
08:10
01:06
01:45
01:02
05:54

Viral