- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Envato Elements
Wanita Belum Wudhu dan Tak Sempat Pakai Hijab, Memangnya Boleh Baca Al Quran? Ini Jawaban Ustaz Adi Hidayat, Ternyata...
tvOnenews.com - Al Quran mempunyai keutamaan dahsyat bagi yang mengamalkannya.
Keutamaan seorang Muslim membaca Al Quran di antaranya meraih syafaat di Hari Kiamat dan mendapat kebaikan dari Allah SWT.
Dari salah satu hadits menerangkan seseorang akan memperoleh sepuluh kebaikan saat membaca satu huruf Al Quran, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf." (HR. Tirmidzi)
Namun, syarat agar membaca Al Quran lebih afdal apabila seorang Muslim harus mensucikan diri dahulu, misalnya melalui wudhu dan pakai hijab bagi wanita.
Kebanyakan wanita belum sempat mengambil air wudhu dan tidak menggunakan hijab sebagai bentuk kesucian hendak membaca Al Quran.
Ilustrasi wanita membaca Al Quran saat kondisi tidak menggunakan hijab dan belum wudhu. (Freepik)
Lantas, apakah boleh wanita membaca Al Quran dalam kondisi belum wudhu dan tidak pakai hijab? Ustaz Adi Hidayat menerangkan kasus ini sebagai berikut.
Dikutip tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube HC Official, Sabtu (10/8/2024), Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang langkah-langkah membaca Al Quran.
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan kesucian diri sebagai syarat penting sebelum seseorang mengamalkan Al Quran.
Hal ini mengingat Al Quran sebagai Kitab yang keadaan dan isinya sangat suci.
Meski demikian, pendakwah lulusan S2 di UIN Bandung itu melihat dari acuan berbagai pendapat ulama terkait hukum membaca Al Quran tanpa berwudhu.
Menurutnya, seseorang yang belum sempat ambil wudhu sebelum membaca Al Quran dibolehkan dari jumhur ulama.
Namun, ia mengingatkan kondisi tubuh agar tetap suci melalui berwudhu ketika membaca Al Quran adalah wajib.
"Semua ulama sepakat, dalam konteks orang yang tak berwudhu itu masih dibolehkan untuk menyentuh atau membaca (Al Quran)," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Walaupun bukan yang utama, jadi utamanya ya berwudhu," sambungnya.
Kemudian, Direktur Quantum Akhyar Institute tersebut menyinggung soal perempuan yang mengalami haid ingin membaca Al Quran.
Ia menegaskan hukum membaca Al Quran bagi wanita haid tidak diperbolehkan.
Meski begitu, ia menyebutkan bahwasanya wanita masih boleh menyentuh Al Quran walaupun sedang haid.
"Tapi kalau (perempuan) haid itu beda, kalau nyentuh boleh, tapi kalau baca itu yang tidak diperkenankan," tegasnya.
Ustaz Adi Hidayat menambahkan wanita juga bisa mendengarkan lantunan tafsir dari masing-masing ayat surah selain menyentuh Al Quran.
"Tapi kalau dia mau mendengarkan tafsir itu boleh, baca tajwidnya boleh, tapi kalau baca Al Quran tidak, dia menunggu sampai sucinya," tuturnya.
Kemudian, pendakwah usia 39 tahun itu menjelaskan hukum wanita tidak menggunakan hijab ketika membaca Al Quran.
Ia berasumsi tidak ada aturan terkait larangan wanita tidak mengenakan hijab ataupun ingin berhijab saat ingin membaca Al Quran.
Namun, ia menyatakan hijab sebagai bentuk wanita menunjukkan adab yang dipersiapkan sebelum mengamalkan Al Quran.
"Bagaimana kalau tanpa jilbab? Tidak ada aturan yang mengatur itu, tapi kalau dalam adab yang sempurna dibaca dalam keadaan yang baik," terangnya.
"Yang perempuan berwudhu dulu, kenakan jilbab yang baik, menghadap ke arah kiblat," tandasnya.
(hap)