- kolase tim tvOnenews
Profil Prof Nasaruddin Umar dan Romo Syafi’i, Menteri Agama dan Wamenag Kabinet Merah Putih Prabowo - Gibran
Setelah itu, Romo Syafi’i melanjutkan studi di Fakultas Hukum dan berhasil meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 1979-1988.
Setelah lulus S1, Romo Syafi’i kemudian mengambil program Magister jurusan Ilmu Hukum di kampus yang sama pada tahun 2004-2007.
Bukan hanya di bidang hukum, Romo Syafi’i tercatat menjadi kandidat Doktor di Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta.
Romo Syafi’i mengambil program Doktor dalam jurusan Tafsir Qur'an di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an tahun 2018 hingga saat ini.
Romo terjun ke dunia pendidikan sebagai guru pengajar di Perguruan Ade Irma pada tahun 1982.
Kemudian, ia melanjutkan menjadi guru di Taman Siswa Polonia, hingga menjadi dosen agama Islam di Universitas Sisingamangaraja XII.
Sementara untuk karier politiknya, Romo memulai dari menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Itulah awal mula dari karier politik Romo Syafi’i yang akhirnya berhasil mengantarkannya duduk menjadi Anggota DPRD Kota Medan periode 1997-1999.
Romo tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Medan Timur dan Medan Perjuangan periode 1985-1995.
Ia juga pernah menjadi, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Medan periode 1995-2000.
Namun Romo memutuskan pindah dari PPP menjadi kader Partai Bintang Reformasi (PBR).
Kemudian pada periode 2002-2006, Romo menduduki posisi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBR periode 2002-2006.
Melalui bendera PBR, Romo kembali berhasil lolos menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2004-2009.
Adapun jabatan yang pernah diduduki Romo di PBR adalahain Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2006-2011.
Barulah setelah dari PBR, Romo masuk ke Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto.
Tak lama setelah bergabung, Romo Syafi’i langsung menduduki posisi sebagai Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra periode 2012-2020 dan kemudian pada 2020 ia didapuk menjadi Wakil Ketua Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra.
Bersama Partai Gerindra, Romo Syafi’i berhasil lolos dua kali ke Senayan sebagai anggota DPR RI, yakni periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Pada periode keduanya sebagai wakil rakyat, Romo Syafi’i ditempatkan di Komisi III yang membawahi bidang hukum.