- Julio Trisaputra/tvOnenews
Teks Khutbah Jumat Singkat 12 Desember 2025: Hikmah Musibah Kebakaran dan Keutamaan Mati Syahid saat Bekerja
tvOnenews.com - Tragedi kebakaran yang melanda gedung Terra Drone Indonesia di Kemayoran, Jakarta Pusat mengguncang publik. Musibah ini terjadi pada Selasa, 9 Desember 2025 siang hari WIB.
Akibat dari musibah kebakaran di Terra Drone, polisi melaporkan setidaknya ada 22 orang meninggal dunia. Selain karena dilahap kobaran api, puluhan jiwa gugur saat bekerja akibat keracunan gas karbon monoksida.
Dari tragedi kebakaran Terra Drone, sangat cocok untuk menjadi rekomendasi pembahasan teks khutbah Jumat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 22 Desember 2025.
Tim tvOnenews merekomendasikan tema khutbah Jumat singkat dengan tajuk hikmah dari musibah kebakaran hingga keutamaan mati syahid saat bekerja.
Teks Khutbah Jumat Singkat: Hikmah Musibah Kebakaran dan Keutamaan Mati Syahid saat Bekerja
- iStockPhoto
Khutbah Pertama
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Sidang shalat Jumat yang dikaruniai Allah,
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Dzat yang memberikan ujian kepada hamba-Nya dengan berbagai keadaan. Tujuannya agar tampak siapa yang paling sabar menghadapi ujian dari-Nya.
Tak lupa, marilah kita bersholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Baginda kita semua, Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan yang telah menyelamatkan umat menuju jalan kebenaran-Nya.
Ma'asyiral muslimin rahimahumullah,
Pada sesi khutbah Jumat kali ini menuntun kita senantiasa meningkatkan takwa kepada Allah SWT. Ketakwaan merupakan persiapan terbaik ketika dihadapi setiap ujian dalam kehidupan.
Diketahui, Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Beberapa musibah melanda di sejumlah wilayah, termasuk bencana banjir di Sumatera hingga musibah kebakaran menelan korban 22 orang meninggal dunia.
Khususnya musibah kebakaran merupakan bagian dari takdir yang ditetapkan sebagai penguji keimanan hamba-Nya. Melalui Surat Al-Baqarah Ayat 155, Allah SWT berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Artinya: "Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar." (QS. Al-Baqarah, 2:155).
Secara umum, kebakaran adalah peristiwa yang tak terduga. Artinya, musibah ini bisa datang secara tiba-tiba sebagai bentuk peringatan bahwa, kematian dapat menjemput secara mendadak kepada kita.
Kebakaran sebagai petunjuk bahwa, manusia begitu lemahnya di hadapan Allah SWT. Bahkan untuk urusan takdir kematian, tidak ada satu pun yang mengetahui kapan ajalnya tiba.
Saudaraku jemaah Jumat sekalian,
Dalam agama Islam, mati syahid mempunyai keistimewaan, bahkan kedudukannya sangat mulia. Peristiwa kematian ini tidak sekadar di medan perang saja, tetapi syahid di akhirat bisa melalui berbagai bentuk, misalnya mati terbakas juga masuk golongan syahid. mati syahid memiliki kedudukan mulia.
Dalam hadis riwayat shahih, ada beberapa golongan yang masuk mati syahid selain bertempur di medan perang, salah satunya meninggal karena terbakar, Rasulullah SAW bersabda:
"Bahwa orang yang meninggal terbakar juga termasuk golongan syahid (HR. An-Nasa'i).
Melalui tafsir hadis riwayat ini, maka menunjukkan seseorang yang meninggal dunia dalam peristiwia kebakaran, apalagi saat bekerja juga termasuk kategori syahid di akhirat kelak.
Apalagi jika seseorang yang meninggal dunia akibat terjebak di tengah kobaran api ketika sedang menjalankan tugas mencari nafkah. Maka ini sudah masuk nilai ibadah. Hal ini serupa dengan hadis riwayat lainnya dari Abu Dawud dan Imam Ahmad.
Hikmah dari musibah menunjukkan beberapa aspek penting. Kita mendapat dorongan bagaimana bisa meningkatkan sabar, tawakal, hingga terus berupaya terhadap ikhtiar keselamatan saat bekerja.
Tak hanya itu, orang mukmin juga mendapat ajakan agar semakin lebih peduli terhadap korban. Hal ini terekam dari warga yang berbondong-bondong berusaha menyelamatkan orang-orang terjebak di dalam gedung sebagai wujud kepedulian sosial.
Khutbah Kedua
Kaum muslimin rahimahumullah,
Demikianlah khatib sedikit menyampaikan khutbah pertama pada hari ini. Sebagai penutup, marilah kita melantunkan doa untuk para korban yang meninggal dunia akibat kebakaran semoga mendapat kedudukan mulia di sisi Allah, sehingga mendapat syahid di akhirat.
Di sisi lain, kita juga memohon kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dari segala musibah. Kita memohon terus meneguhkan iman hingga istiqomah mengikuti doa-doa dan ajaran dari Nabi Muhammad SAW terkait betapa pentingnya keselamatan diri.
لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛
(hap)
Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, liputan lapangan, MUI, Muhammadiyah, NU Online.