- Unsplash/Lexi T
Tafsir Juz Amma: Surah Al-Kafirun dan An-Nasr, Ustaz Firanda Andirja
Namun, yang menarik, Allah tidak memerintahkan Rasulullah ﷺ untuk berbangga diri. Justru Allah berfirman:
“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya.”
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma memahami ayat ini secara mendalam. Ia menafsirkan surat An-Nasr sebagai isyarat dekatnya wafat Rasulullah ﷺ, karena tugas dakwah telah sempurna.
Sejak turunnya surat ini, Rasulullah ﷺ memperbanyak doa:
“Subhanakallahumma Rabbana wabihamdika, Allahummaghfirli”
bahkan saat rukuk dan sujud.
Pelajaran Besar bagi Umat Islam
Dua surat ini mengajarkan keseimbangan penting:
- Tegas dalam akidah, tanpa mencampuradukkan ibadah.
- Rendah hati dalam keberhasilan, dengan memperbanyak istighfar dan tasbih.
- Islam mengajarkan toleransi sosial, tetapi tetap menjaga kejelasan identitas iman. Kemenangan sejati bukanlah saat manusia memuji kita, melainkan ketika kita semakin tunduk kepada Allah ﷻ.
Wallahu a’lam bish-shawab.