news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi berdoa.
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

5 Amalan Malam Isra Mi’raj 1447 H atau 2026 yang Dianjurkan untuk Umat Islam

Berikut amalan-amalan yang bisa dilakukan pada malam Isra Mi'raj 1447 H/2026, mulai dari bacaan doa hingga shalat sunnah.
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:11 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah semakin dekat dan menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan amal ibadah. 

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan hari Jumat, 16 Januari 2026.

Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang terjadi atas kehendak Allah SWT dalam satu malam. 

Peristiwa ini terbagi menjadi dua tahap. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. 

Sementara Mi’raj merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di langit.

Pada peristiwa Mi’raj inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu, yang hingga kini menjadi kewajiban utama bagi seluruh umat Islam. 

Ilustrasi Isra Mi'raj 1447 H
Sumber :
  • AI ChatGPT

Keagungan peristiwa Isra Mi’raj dijelaskan dalam Al-Qur’an, sebagaimana tertuang dalam QS Al-Isra ayat 1 berikut ini:

الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ۝١

Artinya: "Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." 

Bagi umat Muslim, Isra Mi’raj termasuk hari besar Islam yang sepatutnya diperingati dengan amalan-amalan yang bernilai ibadah. 

Peringatan ini dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur dan harapan meraih pahala. 

Berikut sejumlah amalan yang dianjurkan pada malam Isra Mi’raj.

1. Memperbanyak Istighfar

Bulan Rajab dikenal sebagai bulan istighfar. Pada bulan ini, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya. 

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak membaca istighfar, termasuk sayyidul istighfar yang dapat diamalkan pada pagi dan sore hari.

2. Menjalankan Puasa

Sebagian pendapat ulama menyebutkan bahwa puasa di bulan Rajab memiliki hukum sunnah jika dikerjakan pada hari-hari tertentu atau sewaktu-waktu. 

Puasa ini dapat menjadi sarana melatih keikhlasan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

3. Memperbanyak Doa

Menjelang dan pada malam Isra Mi’raj, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa. 

Mengutip NU Online melalui tulisan Sunnatullah, salah satu amalan pada malam 27 Rajab adalah memanjatkan doa kepada Allah SWT. 

Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri dalam kitabnya mencantumkan doa khusus yang diyakini memiliki keutamaan besar.

Berikut teks doa tersebut:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.

Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”

4. Memperbanyak Dzikir

Dzikir juga menjadi amalan yang dianjurkan pada malam Isra Mi’raj. 

Salah satu bacaan zikir yang disebut pernah diajarkan Nabi Ibrahim AS kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mi’raj adalah sebagai berikut:

La haula wa la quwwata iilla billahil aliyyil azhim.

Artinya: “Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah SWT.”

5. Melaksanakan Shalat Sunnah

Selain amalan di atas, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak salat sunah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT, sekaligus menghidupkan malam Isra Mi’raj dengan ibadah. (gwn)

Sumber: Baznas, NU Online, Quran Kemenag

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral