news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Isra Mi'raj 1447 H.
Sumber :
  • AI ChatGPT

Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026 Jelang Isra Mi'raj, Meneladani Rasulullah SAW dan Memahami Pentingnya Masjid Al-Aqsa

Berikut teks khutbah Jumat 9 Januari 2026 tentang Isra Mi'raj: Meneladani Rasulullah SAW dan Memahami Pentingnya Masjid Al-Aqsa.
Kamis, 8 Januari 2026 - 12:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Khutbah Jumat pada 9 Januari 2026 bertepatan dengan momentum jelang peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H.

Peringatan Isra Mi'raj 1447 H sendiri jatuh pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026. 

Peristiwa agung ini bukan sekadar perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang keimanan, keteguhan dakwah, serta pentingnya Masjid Al-Aqsa sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah dan akidah umat Islam.

Melalui khutbah bertema “Isra Mi’raj: Meneladani Rasulullah SAW dan Memahami Pentingnya Masjid Al-Aqsa”, khatib mengajak jamaah untuk mengambil pelajaran spiritual dari Isra Mi’raj, memperbaiki kualitas shalat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap Masjid Al-Aqsa yang menjadi simbol persatuan dan kemuliaan umat Islam.

Ilustrasi peringatan isra mi'raj
Sumber :
  • Pexels/CHIE KANAZAWA

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ اَلْحَمْدُ للهِ اَلَّذِي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَا شَرِيْكَ لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اَللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلى ألِه وَأصْحَابِه وَالتَّابِعينَ بِإحْسَانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالى فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمُ   

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan itulah sebaik-baik bekal dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Pada hari yang mulia ini, menjelang peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, kita diajak untuk kembali merenungi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan fisik Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat hikmah dan pelajaran iman.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya425) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra [17]:1)

Ayat ini menegaskan kemuliaan Rasulullah SAW dan keistimewaan Masjid Al-Aqsa. Masjid Al-Aqsa bukanlah sekadar bangunan, melainkan tempat yang diberkahi, saksi sejarah para nabi, dan kiblat pertama umat Islam.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Dalam peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah SAW menunjukkan keteguhan iman luar biasa di tengah ujian berat. Perjalanan ini terjadi setelah beliau menghadapi masa kesedihan, kehilangan orang-orang tercinta, dan penolakan dari kaumnya. Namun, Rasulullah SAW tetap sabar, tawakal, dan yakin pada pertolongan Allah SWT.

Dari sinilah kita belajar bahwa ujian hidup bukan tanda kebencian Allah, melainkan jalan untuk mengangkat derajat hamba-Nya. Sebagaimana Rasulullah SAW tetap istiqamah dalam dakwah, umat Islam pun dituntut untuk tetap teguh memegang iman di tengah berbagai tantangan zaman.

Selain itu, Isra Mi’raj juga menjadi momen diturunkannya perintah shalat lima waktu. Shalat adalah tiang agama dan penghubung langsung antara hamba dan Rabb-nya. Kualitas salat mencerminkan kualitas iman seseorang.

Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai ajakan untuk memperbaiki shalat kita, tidak hanya dari segi gerakan, tetapi juga kekhusyukan dan pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ia adalah simbol persatuan umat, saksi sejarah perjuangan para nabi, dan bagian dari akidah yang tidak boleh dilupakan. Kepedulian terhadap Masjid Al-Aqsa adalah bentuk kepedulian terhadap kehormatan Islam itu sendiri.

Semoga Allah SWT menanamkan dalam hati kita kecintaan kepada Rasulullah SAW, kepedulian terhadap Masjid Al-Aqsa, dan semangat untuk terus menjaga iman serta amal saleh.

Khutbah Kedua

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita kembali meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan adalah kunci keselamatan hidup di dunia dan akhirat.

Momentum Isra Mi’raj mengingatkan kita bahwa kemuliaan seorang hamba terletak pada ketaatannya kepada Allah SWT. Meneladani Rasulullah SAW berarti meneladani akhlaknya, kesabarannya, kejujurannya, dan kepeduliannya terhadap umat.

Jadikan shalat sebagai sumber kekuatan, bukan sekadar rutinitas. Jadikan Masjid Al-Aqsa sebagai pengingat bahwa umat Islam adalah satu tubuh, saling terikat dalam iman dan persaudaraan.

Sebelum kita mengakhiri khutbah ini, marilah kita berdoa kepada Allah SWT:

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ, وَالْمُؤْ مِنِيْنَ وَالْمُؤْ مِنَاتِ, اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ, اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ, يَا قَاضِىَ الْحَاجَاتِ, وَيَا كَافِىَ الْمُهِمَّاتِ
اَللّهُمَّ اَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُ قْنَا اتِّبَاعَةَ, وَاَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ
رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
اِنَّ اللهَ يَاْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ, اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْىِ, يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

(gwn)

Sumber: MUI Digital, NU Online, Muhammadiyah, Quran Kemenag

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral