news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi zikir setelah shalat Tahajud.
Sumber :
  • Freepik

Zikir setelah Shalat Tahajud Versi Ustaz Adi Hidayat, Baca Doa Nabi Yunus Rahasia Hajat Dikabulkan

Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan verzi amalan zikir setelah shalat Tahajud yang mengabulkan hajat lewat bacaan Doa Nabi Yunus AS digetarkan sebanyak 40 kali.
Minggu, 11 Januari 2026 - 06:02 WIB
Reporter:
Editor :

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan rincian tafsir dari Surat Al-Anbiya Ayat 87. Ia mengupas dari kalimat "Lailahaillallah" memiliki makna kandungan yang dahsyat.

"Dasarnya semua kehidupan dari kalimat ini, kita tercipta. Dari kalimat tersebut, kita diminta selalu beribadah," terangnya.

Kalimat tersebut juga memiliki ciri bagaimana orang mukmin berjuang termasuk golongan orang beriman di jalan Allah SWT. Bacaan doa ini menyadarkan betapa pentingnya masuk surga.

"Kita hadir di sini itu hidup di dunia, ya untuk Lailahaillallah. Bahkan, orang berjuang jihad fisabilillah sampai wafat, juga karena Lailahaillallah. Kalau ada yang bisa mengucapkan Lailahaillallah di momen sakaratul maut atau akhir hidupnya, Nabi Muhammad SAW menjamin (umatnya) masuk suruga," paparnya.

Ustaz Adi Hidayat kemudian merincikan kalimat "Subahanaka". Kalimat ini berangkat dari kata "Subahanallah".

"Kita mengucap Subhanallah, 'Ya Allah aku meyakini enggak ada Tuhan selain Engkau, nggak ada lagi sifa-sifat kecuali apa telah ditetapkan Engkau. Aku memohon ampunilah aku Ya Allah'," tuturnya.

Ustaz Adi Hidayat coba menafsirkan kalimat terakhir dari bacaan Doa Nabi Yunus AS. Kalimat "Innikuntu Minaz-zalimin" sebagai bentuk penyesalan atas kesalahannya kepada Allah SWT.

"Selama ini aku salah, aku mengatakan Tuhan hanya Engkau, tapi aku kadang dipermudah dunia, aku mengikuti sesembahan di dunia, aku salah ya Allah," lanjutnya.

Doa Nabi Yunus AS memiliki nama sebagai "Al Kurb". Amalan ini sebagai doa kesusahan atau doa kesedihan. Allah SWT akan mengabulkan hingga memberikan balasan yang lebih dari apa hajat hamba-Nya.

Merujuk dari Quran Kemenag RI, sejarah doa ini berangkat dari kisah Nabi Yunus AS. Kala itu, beliau harus dilemparkan ke laut.

Nabi Yunus saat itu menaiki perahu yang memiliki beban lebih. Hal ini terjadi ketika beliau sedang pergi meninggalkan kaumnya dengan kondisi marah dan tidak sabar.

Sayangnya perahu ditumpangi memiliki kendala. Ia pun masuk undian ketiga kalinya, sehingga harus mengalah dilemparkan ke laut berujung ditelan seekor ikan paus.

Di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus terus berdoa selama 40 hari 40 malam. Bacaan doa tersebut diabadikan dalam Surat Al-Anbiya Ayat 87, yang menunjukkan kepasrahan kepada Allah SWT.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral