news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mengenal Buraq, Kendaraan yang Dinaiki Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj.
Sumber :
  • Anadolu Agency

Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan".
Kamis, 15 Januari 2026 - 04:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Isra Miraj merupakan peristiwa bersejarah dalam agama Islam. Saat itu Rasulullah SAW melakukan perjalanan istimewa menembus Sidratul Muntaha.

Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW berlangsung dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Sementara, Miraj adalah perjalanan dari Masjidil Aqsa naik ke langit ketujuh hingga tiba di Sidratul Muntaha.

Nabi Muhammad SAW pun langsung mendapat perintah shalat lima waktu dari Allah SWT. Untuk itu, peringatan Isra Mi'raj menguatkan spiritual sekaligus mengenang mukjizat didapatkan Rasulullah SAW.

Sementara, berdasarkan kalender Masehi Indonesia pada tahun 2026, peringatan Isra Miraj 2026/1447 H jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Maka dari itu, tema meneladani ketaatan Rasulullah SAW saat menerima perintah shalat lima waktu menjadi pembahasan menarik dalam teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan shalat Jumat, 16 Januari 2026.

Teks Khutbah Jumat: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Ilustrasi jemaah shalat setelah mendengar teks khutbah Jumat singkat dari khatib
Sumber :
  • Istimewa

Khutbah I

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Sidang Jumat rahimakumullah, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rabb telah menciptakan semesta alam.

Tak lupa, marilah kita melantunkan shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Berkat beliau, kita tetap istiqomah menjalankan segala perintah dari-Nya.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Pada kesempatan khutbah Jumat yang mulia ini, khatib ingin mengajak, marilah kita merenungkan kembali salah satu peristiwa bersejarah dalam agama Islam yang paling agung. Peristiwa Isra Miraj merupakan bagian mukjizat besar diterima oleh Nabi Muhammad SAW.

Selain mukjizat dari Rasulullah SAW, peristiwa Isra dan Miraj juga menjadi saksi pertama kali perintah shalat lima waktu diturunkan kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Dalam dalil Al-Quran, peristiwa Isra Miraj telah diabadikan melalui Surat Al-Isra Ayat 1, Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra, 17:1).

Secara umum, Isra Miraj tidak hanya menjadi peristiwa agung, tetapi momen perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam semalam. Beliau melakukan perjalanan dahsyat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, kemudian lanjut naik ke langit ketujuh hingga sampai ke Sidratul Muntaha.

Dalam peristiwa agung ini, Allah SWT langsung memberikan kewajiban kepada Nabi Muhammad SAW lalu menyampaikan kepada umat Islam agar menjalankan shalat lima waktu.

Peristiwa Isra dan Miraj tidak hanya menjadi kisah belaka, tetapi sebagai saksi sejarah untuk terus meningkatkan keimanan dan landasan mempertahankan ibadah shalat dalam syariat agama Islam.

Jemaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,

Dalam buku pelajaran agama di sekolah, kita pasti mendapatkan penjelasan terkait sejarah Isra Miraj. Pada mulanya, Allah SWT memberikan tugas kepada Nabi Muhammad SAW agar melaksanakan 50 kali shalat dalam sehari.

Beruntungnya, Nabi Muhammad SAW mendapat belah kasih dari Nabi Musa AS. Beliau pun kembali menghadap Allah SWT untuk meminta keringanan. Allah SWT pun menetapkan kewajiban harus dikerjakan yaitu shalat sebanyak lima waktu dalam sehari.

Meski adanya penurunan dalam segi jumlah, pahala yang dibawa tetaplah seperti melaksanakan 50 kali shalat. Dalam momen ini memperlihatkan sikap ketaatan dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Tak hanya itu, peristiwa bersejarah ini juga menunjukkan adanya hikmah ditunjukkan oleh Allah SWT kepada umat Islam.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Kita telah mengetahui shalat adalah tiang agama. Shalat menjadi ilmu dasar atau pokok dalam syariat agama Islam.

Melalui shalat, orang mukmin dapat langsung berkomunikasi dengan Allah SWT. Selain itu, ibadah yang satu ini juga memiliki pengaruh dahsyat, seperti memperkuat keimanan, hingga membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar.

Orang mukmin yang menjaga shalat secara khusyuk, maka akan didatangkan berupa ketenangan jiwa hingga keberkahan hidup. Hal ini telah menjadi penjelasan dalam Surat Al-Ankabut Ayat 45, Allah SWT berfirman:

اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: "Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah shalat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Ankabut, 29:45).

Khutbah II

Saudaraku yang berbahagia,

Marilah kita menjadikan Isra Miraj tidak hanya sebagai peristiwa sejarah dalam agama Islam, tetapi momentum meningkatkan kualitas ibadah shalat terutama dilakukan secara berjamaah.

Selain itu, Isra Miraj menjadi refleksi diri bagaimana kita senantiasa melaksanakan shalat tepat waktu dan dibalut dengan kekhusyukan. Untuk itu, janganlah menjadikan shalat sebagai rutinitas tanpa menghasilkan makna sama sekali karena tujuan itu hanyalah sia-sia.

Semoga melalui khutbah Jumat tentang Isra Miraj ini, kita menjadi bagian golongan orang istiqamah melaksanakan shalat lima waktu. Semoga kita juga masuk golongan hamba yang taat kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamiin.

لِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online, MUI, laman resmi Kemenag RI, Antara.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:57
02:28
01:00
01:11
16:50
02:22

Viral