news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Sikap Terbaik saat Musibah di Musim Hujan.
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Sikap Terbaik saat Musibah di Musim Hujan

Musim hujan memang sudah diprediksikan oleh BMKG puncaknya sekitar Desember 2025 dan Januari 2026.
Jumat, 30 Januari 2026 - 08:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Naskah khutbah Jumat kali ini membahas seputar sikap terbaik umat muslim saat musibah di musim hujan. Seperti saat-saat ini kita lihat dan rasakan.

Ilustrasi suasana masjid di bulan Syaban
Sumber :
  • iStockPhoto

Musim hujan memang sudah diprediksikan oleh BMKG puncaknya sekitar Desember 2025 dan Januari 2026. Naskah khutbah Jumat singkat kali ini merincikan cara menghadapinya. 

Khutbatul ḥājah

الحمد لله الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada jamaah sekalian, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 

Kota ketahui, takwa adalah bekal terbaik kita di dunia dan di akhirat. Sebagai umat muslim bisa mempraktikkannya dengan sungguh-sungguh.

Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Sikap Terbaik saat Musibah di Musim Hujan
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah SWT

Saat ini kita berada di musim hujan, musim yang sejatinya adalah rahmat dan nikmat dari Allah SWT. 

Dengan hujan, bumi menjadi subur, tanaman tumbuh, dan kehidupan dapat berlangsung. Namun, di sisi lain, faktanya kita menyaksikan bahwa musim hujan sering kali disertai bencana alam, seperti banjir, longsor, angin kencang, dan berbagai musibah lainnya.

Seperti di daerah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta wilayah lain yang ikut terdampak banjir.

Agama Islam mengajarkan kepada kita dua sikap utama dalam menghadapi kondisi seperti ini, yaitu bersyukur dan berusaha.

Allah SWT berfirman:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)

Lebih lanjut terkait rasa syukur. Bersyukur bukan hanya dengan lisan mengucap alhamdulillah, tetapi juga dengan menjaga nikmat Allah SWT, tidak merusaknya, dan menggunakannya untuk kebaikan. 

Termasuk air hujan adalah nikmat, maka jangan kita kotori sungai, jangan kita rusak alam, jangan kita tebang hutan secara serampangan.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Di samping bersyukur, Islam juga memerintahkan kita untuk berikhtiar dan berusaha. Rasulullah ﷺ bersabda:

اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ

“Ikatlah (untamu), kemudian bertawakallah.” (HR. Tirmidzi)

Hadist ini mengajarkan bahwa tawakal tidak berarti pasrah tanpa usaha. Dalam konteks musim hujan dan bencana, ikhtiar itu berarti:

1. Menjaga kebersihan lingkungan

2. Tidak membuang sampah sembarangan

3. Memperkuat kepedulian sosial dan gotong royong

4. Membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah

Maka dari itu, bencana bisa menjadi peringatan, bisa pula menjadi ujian keimanan. Maka sikap seorang mukmin adalah introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (ḥablum minallāh), dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (ḥablum minannās).

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Marilah kita jadikan musim hujan ini sebagai momentum untuk:

-Memperbanyak doa

-Memperkuat kepedulian

Menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur

أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Wallahualam 

    

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

19:29
08:55
11:03
01:12
01:35
02:28

Viral