- Pexels/Taha Çendek
Jangan Langsung Pergi Setelah Salam, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Dahsyat yang Dianjurkan Usai Shalat
tvOnenews.com - Shalat merupakan ibadah wajib yang menjadi tiang agama bagi setiap muslim.
Namun, setelah menunaikan shalat, tidak sedikit orang yang langsung beranjak untuk melanjutkan aktivitas, terutama ketika sedang terburu-buru karena urusan pekerjaan, sekolah, atau kegiatan lainnya.
Padahal, ada satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan setelah shalat.
Amalan ini bahkan disebut memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pandangan Allah SWT.
Menariknya, amalan tersebut tetap bisa dilakukan meskipun seseorang sedang dalam kondisi sibuk atau harus segera beraktivitas.
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa Al-Quran telah memberikan petunjuk tentang amalan yang sebaiknya tidak ditinggalkan setelah menunaikan shalat.
- YouTube/Adi Hidayat Official
Amalan yang Dianjurkan Setelah Shalat
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa setelah menunaikan shalat dan mengakhiri ibadah dengan salam, seorang muslim dianjurkan untuk tidak langsung berpindah kepada aktivitas lain sebelum menyempurnakan satu amalan penting.
"Setelah selesai shalat yang ditutup dengan salam, kata Al-Quran jangan terburu-buru beraktivitas yang lain, sebelum Anda menyempurnakan satu amalan," ujar Ustaz Adi Hidayat.
UAH kemudian menjelaskan bahwa amalan yang dimaksud adalah dzikir kepada Allah SWT.
"Amalan ini begitu dahsyat dalam pandangan Allah SWT, amalannya disebut dengan dzikir," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Dasar Dzikir Setelah Shalat dalam Al-Quran
Menurut Ustaz Adi Hidayat, anjuran berdzikir setelah shalat telah diterangkan secara jelas dalam Al-Quran, tepatnya pada Surah An-Nisa ayat 103.
Surah An-Nisa Ayat 103
فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا ١٠٣
Artinya:
"Apabila kamu telah menyelesaikan shalat, berdzikirlah kepada Allah SWT (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin."
Menegaskan isi ayat tersebut, Ustaz Adi Hidayat kembali mengingatkan pentingnya dzikir setelah shalat.
"Jika Anda telah tuntas mengerjakan shalat, segeralah berdzikir kepada Allah SWT," ujar Ustaz Adi Hidayat menegaskan kembali amalan yang harus dikerjakan setelah shalat.
"Ingat amalan pasca shalat yang diutamakan yaitu dzikir," lanjutnya.
- Istimewa
Mengapa Dzikir Sangat Ditekankan?
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada alasan besar mengapa Al-Quran memberikan perhatian khusus terhadap amalan dzikir. Bahkan, dzikir dapat dilakukan dalam berbagai keadaan, baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring.
"Ada sesuatu yang penting, saking pentingnya seakan-akan kalau dalam bahasa yang lain, tolong jangan tinggalkan ini," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Menurutnya, kondisi sibuk bukan alasan untuk meninggalkan dzikir. Bahkan ketika seseorang harus segera berangkat bekerja atau memiliki urusan mendesak, dzikir tetap bisa dilakukan sambil beraktivitas.
"Kalau bisa sambil jalanpun bisa berdzikir, lakukan, kerjakan amalannya. Kalau Anda senggang sambil duduk, lakukan," tegas UAH.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa dzikir merupakan amalan yang fleksibel dan mudah diamalkan kapan saja setelah shalat.
Tetap Berdzikir Meski Sedang Sibuk
Di akhir penjelasannya, Ustaz Adi Hidayat menekankan bahwa pentingnya dzikir terlihat dari anjuran untuk tetap melaksanakannya meskipun seseorang berada dalam kondisi yang mendesak atau darurat.
"Kalau amalan ini tidak penting, mustahil Anda diminta untuk mengerjakannya sekalipun dalam pekerjaan yang sifatnya darurat," pungkasnya.
Karena itu, setelah menunaikan shalat, sempatkanlah beberapa saat untuk berdzikir kepada Allah SWT.
Meskipun terlihat sederhana, amalan ini memiliki keutamaan besar dan menjadi salah satu bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. (gwn)