- Pexels/Sami Abdullah
Teks Khutbah Jumat 26 Juni 2026 Singkat: Menjemput Keberkahan Puasa Asyura di Bulan Muharram
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik yang akan mengantarkan seorang hamba kepada kebahagiaan di dunia maupun akhirat.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Muharram merupakan bulan yang penuh kemuliaan dan sarat dengan pelajaran sejarah. Berbagai peristiwa besar yang dialami para nabi terjadi pada bulan ini. Allah SWT mengingatkan agar manusia mengambil hikmah dari perjalanan umat-umat terdahulu sebagaimana firman-Nya:
قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ سُنَنٌ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
Artinya: “Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah (berbagai kejadian besar); karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. Ali Imran: 137)
Dalam berbagai kitab disebutkan sejumlah peristiwa agung yang terjadi pada bulan Muharram. Di antaranya diterimanya taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah sekian lama memohon ampun kepada Allah SWT.
Selain itu, Allah SWT juga mengangkat derajat Nabi Idris AS sebagaimana firman-Nya:
وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا. وَرَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّا
Artinya: “Dan ceritakanlah Idris di dalam Al-Qur'an. Sesungguhnya ia seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”
Pada bulan yang sama pula, kapal Nabi Nuh AS berlabuh dengan selamat setelah banjir besar yang melanda bumi. Allah juga menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun dengan membelah lautan.
Firman Allah SWT: