- Ilustrasi AI/ChatGPT
7 Dosa Besar yang Bisa Menghapus Pahala Amal Ibadah Diungkap Ustaz Abdul Somad, Apa Saja?
tvOnenews.com - Setiap Muslim tentu berharap setiap amal ibadah yang dilakukan menjadi tabungan pahala untuk kehidupan akhirat.
Mulai dari shalat lima waktu, puasa, sedekah, zakat, membaca Al-Quran, hingga berbagai bentuk kebaikan kepada sesama dilakukan dengan harapan mendapat ridha Allah SWT.
Namun, ibadah yang telah dikerjakan dengan susah payah bisa menjadi sia-sia apabila seseorang terjerumus ke dalam dosa-dosa besar yang sangat dilarang dalam Islam.
Karena itu, setiap Muslim tidak hanya dituntut rajin beramal, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat merusak bahkan menghapus pahala amalnya.
Dalam salah satu kajiannya yang diunggah kanal YouTube Mustika Islam pada 16 Juli 2021, Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan tujuh dosa besar yang harus dihindari.
Penjelasan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA mengenai dosa-dosa yang membinasakan.
"Shalat melayang, puasa hilang, sholat tarawih terbang, infak dan shodaqoh tak dapat dibawa mati, gara-gara 7 perbuatan ini," kata Ustaz Abdul Somad.
Berikut tujuh dosa besar yang dipaparkan Ustaz Abdul Somad.
- Istimewa
1. Syirik
Syirik merupakan dosa terbesar dalam Islam, yakni menyekutukan Allah SWT atau menyembah selain-Nya. Seorang Muslim diajarkan untuk hanya beribadah kepada Allah semata.
"Kita diajarkan hanya menyembah Allah saja, Qul Huwallahu Ahad. Siapa yang syirik maka hancurlah segala amalnya," ujar Ustadz Abdul Somad.
2. Sihir
Dosa besar berikutnya adalah sihir atau ilmu hitam. Perbuatan ini dilakukan dengan meminta bantuan kepada jin atau setan, bukan kepada Allah SWT.
Menurut Ustaz Abdul Somad, praktik sihir masih terjadi hingga sekarang, bahkan digunakan untuk mencelakai orang lain karena rasa benci atau iri hati.
"Ada orang benci atau tidak senang kepada orang lain, lalu diambil rambutnya dan dibawa ke dukun," kata UAS.
"Yang namanya sihir haram semuanya. Tak ada sihir syari'ah," tambahnya.
3. Membunuh
Menghilangkan nyawa seseorang tanpa alasan yang dibenarkan merupakan dosa yang sangat besar.
Ustaz Abdul Somad menilai saat ini sebagian orang begitu mudah melakukan tindakan kekerasan hingga menghilangkan nyawa orang lain.
"Ada orang naik motor di jalan, ada motor orang yang lebih cepat melaju, kemudian mengambil pistol dan ditembak sampai mati," ucap Ustaz Abdul Somad.
Ia mengingatkan bahwa dalam Islam, membunuh satu orang tanpa hak diibaratkan seperti membunuh seluruh umat manusia.
4. Memakan Riba
Riba juga termasuk dosa besar yang harus dijauhi. UAS mengingatkan agar umat Islam berhati-hati terhadap segala bentuk praktik riba dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, setiap daging yang tumbuh dari hasil riba akan menjadi sebab datangnya azab Allah SWT.
Karena itu, umat Islam dianjurkan mencari rezeki yang halal dan bersih dari unsur riba.
5. Memakan Harta Anak Yatim
Islam memberikan perhatian besar terhadap hak anak yatim. Karena itu, mengambil atau menggunakan harta mereka secara tidak benar termasuk dosa besar.
"Seorang ibu yang suaminya meninggal, dia punya anak laki-laki, ibu cuma dapat 1/8. Kalau 1 milyar, cuma dapat 125 juta, yang 875 juta ini punya anak," ujar Ustaz Abdul SOmad.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa orang yang benar-benar miskin dan mengelola harta anak yatim diperbolehkan mengambil secukupnya sesuai kebutuhan yang wajar, bukan untuk memperkaya diri.
6. Lari dari Medan Perang
Dalam hadis yang dijelaskan Ustaz Abdul Somad, lari dari medan perang juga termasuk dosa besar.
Ia kemudian mengaitkan makna perjuangan pada masa sekarang dengan upaya menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat, termasuk melalui media sosial.
"Kalau kau belum mampu meneriakkan kebenaran, paling tidak jangan bertepuk tangan menengok kemungkaran. Begitu kata Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi," ujar Ustaz Abdul Somad.
"Lari dari jihad fii sabilillah munafik, neraka jahannam tempatnya," lanjutnya.
7. Menuduh Perempuan Baik-baik Berzina
Dosa besar terakhir adalah menuduh perempuan yang menjaga kehormatannya melakukan zina tanpa mampu menghadirkan bukti yang sah.
Dalam syariat Islam, tuduhan zina tidak boleh dilakukan sembarangan. Seseorang yang menuduh tanpa bukti akan mendapatkan hukuman berat.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga kehormatan dan martabat setiap Muslim serta melarang keras fitnah yang dapat merusak nama baik seseorang.
Itulah tujuh dosa besar yang dijelaskan Ustaz Abdul Somad berdasarkan hadis Rasulullah SAW.
Selain memperbanyak amal ibadah, umat Islam juga diingatkan untuk menjauhi berbagai perbuatan yang dapat menghapus pahala, sehingga setiap amal baik yang dikerjakan benar-benar menjadi bekal menuju kehidupan akhirat. (gwn)