news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kesaksian Libero Hyundai Hillstate, Awalnya Kira Megawati Hangestri Cupu Ternyata Lama-lama Kewalahan setelah Tanding Langsung.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Kesaksian Libero Hyundai Hillstate, Awalnya Kira Megawati Hangestri Cupu Ternyata Lama-lama Kewalahan setelah Tanding Langsung

Berkali-kali kena spike keras Megawati Hangestri, libero Hyundai Hillstate Kim Yeong Yeon yang awalnya mengira Megawati Hangestri pemain payang akhirnya mengaku
Kamis, 7 Maret 2024 - 11:20 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pengakuan jujur libero Hyundai Hillstate yaitu Kim Yeong Yeon cukup mengejutkan para pecinta voli. Dia mengaku kesakitan saat empat kali berturut-turut harus menerima spike keras Megawati Hangestri

Kim Yeong Yeon mengatakan bahwa spike Megawati Hangestri bukan hanya keras tetapi juga susah ditangkap. Begini penjelasan lengkap libero Hyundai Hillstate yaitu Kim Yeon Young. 

Dalam sebuah wawancara seusai pertandingan, Kim Yeong Yeon libero dari tim Hyundai Hillstate mengaku kesakitan saat terima spike keras Megawati Hangestri berkali-kali. 

Padahal Kim Yeong Yeon bukan sosok yang baru di olahraga voli. Ia bahkan telah mengukir sejarah dalam dunia bola voli yakni Asian Games pada tahun 2015, di mana dia menjadi libero terbaik. 

Kim Yeong Yeon memberikan komentar yang menggambarkan kekagumannya terhadap kehebatan spike Megawati Hangestri dari tim Red Sparks

Dalam pertandingan yang sengit dan penuh ketegangan Kim Yeong Yeon tidak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap kecepatan dan kekuatan yang dimiliki Megawati. 

Spike Megawati Hangestri benar-benar sulit untuk ditangkap kata Kim Yeong Yeon. Menurutnya itu begitu keras bahkan tangannya merasakan kesakitan saat menerima spike keras Megawati. 

Bahkan dia mengatakan jika spike Megawati Hangestri seperti monster. Kim Yeong Yeon dengan jujur mengakui bahwa Megawati telah membuatnya terkejut berkali-kali dengan kekuatan dan kecepatan spike-nya. 

Lebih dari itu dalam beberapa kesempatan dia tertipu oleh gerakan yang cerdik dari Megawati. Kim Yeong Yeon mengaku sempat kecolongan beberapa kali namun harus tetap tersenyum getir. 

“Saya pikir Mega akan menyerang ke sisi kiri tapi bola malah berbelok ke kanan dengan cepat dan presisi. Itu benar-benar membuat saya terkejut,” kata Kim Yeong Yeon.

Namun kehebatan Megawati Hangestri tidak hanya terletak pada kekuatan fisiknya melainkan juga pada kemampuannya untuk mengecoh lawan. 

Kim Yeong Yeon memberikan apresiasi terhadap kecerdikan Megawati Hangestri dalam mengatur strategi dan menipu lawan. 

“Tidak hanya kekuatan spikenya yang menakutkan tetapi juga kemampuannya untuk mengecoh lawan,” ungkap Kim Yeong Yeon dengan penuh penghormatan. 

“Saya tidak menyangka bahwa Megawati Hangestri bisa bermain di level yang sedemikian tinggi. Dia adalah salah satu oppositor terbaik dari Asia yang pernah saya hadapi,” tambahnya.

Meskipun pertandingan berakhir dengan kekalahan bagi Hyundai Hillstate, Kim Yeong Yeon merasa dalam menghadapi Megawati telah memberikan wawasan yang berharga. 

Sebagai seorang yang telah menghadapi banyak lawan tangguh pevoli berusia 30 tahun itu mengakui bahwa Megawati adalah satu-satunya pemain yang membuatnya merasa kesulitan dalam menangkap bolanya. 

“Bukan hanya sekali saya terkejut dengan kecepatan dan kekuatannya bahkan lebih mengejutkan lagi dia sangat pandai dalam mengecoh lawan,” ujarnya. 

“Saya tidak pernah menyangka bahwa Megawati bisa bermain dengan kelas yang sehebat ini,” imbuhnya.

Kim Yeong Yeon yang telah menjadi libero yang sangat gesit mengakui bahwa Megawati Hangestri adalah salah satu pemain yang paling sulit dihadapi dalam kariernya. 

Bahkan dia mencatat bahwa selama menjadi libero hanya spike Megawati Hangestri lah yang begitu sulit ditangkap bahkan hingga di set-set terakhir pertandingan Kim Yeong Yeon merasakan kesakitan berturut-turut saat harus menghadapi serangan-serangan keras dari Megawati. 

Tidak hanya kecepatan dan kekuatannya yang membuatnya luar biasa, menurut Kim Yeong Yeon tetapi juga kemampuannya untuk memanfaatkan teknik dan kecerdasan dalam mengecoh lawan. 

“Saya yakin Megawati adalah salah satu oppositor terbaik di Asia bahkan mungkin di dunia,” tegasnya.  

Pengakuan Kim Yeong Yeon ini menjadi saksi dari kehebatan Megawati Hangestri dan kekuatan tim Red Sparks secara keseluruhan. 

Kedatangan Megawati Hangestri telah membawa berkah bagi tim Red Sparks yang sudah lama menjadi tim papan tengah dan papan bawah.

Megawati hanya butuh waktu kurang dari satu musim untuk memastikan Red Sparks berpeluang besar lolos ke fase playoff V League setelah terakhir kali merasakannya pada musim 2016/2027.

Kini skuad asuhan Ko Hee Jin itu bertengger di peringkat 3 klasemen sementara dengan torehan 58 poin. 

Hebatnya lagi mereka sudah mengalahkan tim yang berada di peringkat satu dan dua, yakni Hillstate dan Pink Spider, serta memenangkan 6 pertandingan terakhir berturut-turut.

Namun poin antara Red Sparks dengan kedua tim terpaut jauh, Hillstate dengan 74 poin dan Hillstate 73 poin. Sementara pertandingan tersisa 3 kali lagi. 

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
03:20
01:48
02:00
00:55
03:22

Viral