- KOVO
Megawati Hangestri Risau Soal Masa Depannya di Red Sparks? Bahkan Agen di Korea Selatan Sampai Bilang Kalau Megatron Bisa Saja....
tvOnenews.com - Megawati Hangestri risau soal masa depannya di Red Sparks meski sudah menampilkan performa gemilang?
Megawati Hangestri terus menunjukkan performa gemilang di musim keduanya bersama Jung Kwan Jang Red Sparks di Korean V League. Pemain yang akrab dijuluki *Megatron* ini kembali menjadi pilar utama tim asal Daejeon tersebut.
Musim lalu, Megawati menjadi pencetak poin terbanyak bagi Red Sparks dengan torehan 736 poin, termasuk di babak playoff.
Duet mautnya dengan Giovanna Milana juga berhasil mengantarkan Red Sparks lolos ke playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh musim terakhir.
Kesuksesan itu membuat pelatih Ko Hee-jin mempercayakan kembali posisi Megawati sebagai pemain asing di bawah program *Asian Draft Quarter*.
Sebagai apresiasi atas kontribusinya, Red Sparks memperpanjang kontrak Megawati untuk musim ini dengan kenaikan gaji signifikan, dari 100 ribu dolar AS menjadi 150 ribu dolar AS.
Langkah ini membuktikan bahwa Megawati dianggap sebagai aset berharga tim.
Dalam wawancara di podcast Off the TV, Megawati mengungkapkan keinginannya untuk mempersembahkan gelar juara bagi Red Sparks musim ini.
“Ingin juara pastinya, ini musim terakhir juga, jadi aku cuma pengen kasih yang terbaik,” ujar Mega.
Ia mengisyaratkan bahwa masa depannya di Korea Selatan masih belum pasti, mengingat regulasi baru KOVO terkait kontrak pemain Kuota Asia.
Pasalnya beberapa waktu yang lalu, agen Megawati Hangestri di Korea mengatakan jika Megatron bisa saja tidak diperbolehkan lagi bermain di Korea musim depan.
Agen Megawati juga menjelaskan tentang regulasi baru KOVO terkait kontrak pemain Kuota Asia yang dianggap terlalu menguntungkan klub.
Megawati Hangestri Berhasil Hentikan Tren Positif Pink Spiders
Penampilan gemilang Megawati terlihat saat Red Sparks berhasil mengalahkan rival berat mereka, Pink Spiders, yang sebelumnya berada dalam tren positif.
- KOVO
Pada pertandingan tersebut, Megawati tampil agresif dengan mencetak 28 poin, termasuk beberapa spike tajam di momen-momen krusial.
Pertandingan yang berlangsung di Daejeon ini menjadi panggung pembuktian bagi Megawati.