- instagram Petrovoli
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Kudeta Jakarta Pertamina Enduro Berkat Duet Maut Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko!
tvOnenews.com - Gresik Phonska kembali menunjukkan tajinya di panggung final four Proliga 2026. Sempat berada di bawah bayang-bayang Jakarta Pertamina Enduro, tim asal Jawa Timur ini sukses membalikkan situasi dan merebut kembali posisi puncak klasemen.
Kemenangan dramatis atas Jakarta Popsivo Polwan menjadi bukti bahwa Gresik Phonska belum habis dalam perburuan tiket grand final.
Sorotan utama tak lepas dari duet maut Annie Mitchem dan Aleksandra Bytsenko. Keduanya tampil eksplosif dan menjadi mesin poin yang sulit dihentikan.
Saat tim lain masih mengandalkan satu bintang, Gresik Phonska justru tampil lebih kolektif, membuat mereka unggul dalam persaingan ketat klasemen final four Proliga 2026, termasuk menyalip Jakarta Pertamina Enduro.
Duet Mitchem–Bytsenko Jadi Pembeda Kemenangan
Melansir dari instagram Proliga Official, bertanding di GOR Sritex Arena, Solo, Gresik Phonska harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 3-1 atas Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 23-25, 25-22, 25-23, dan 25-20.
Laga berjalan sengit sejak awal, terutama pada set pertama ketika kedua tim saling kejar poin sebelum Popsivo mengamankan keunggulan tipis.
Namun, respons cepat ditunjukkan tim asuhan Alessandro Lodi. Perubahan strategi dan peningkatan intensitas serangan di set kedua menjadi titik balik.
Gresik Phonska mulai menemukan ritme permainan dan berhasil menyamakan kedudukan.
Momentum ini terus berlanjut di set ketiga dan keempat. Duet Annie Mitchem dan Aleksandra Bytsenko menjadi motor utama serangan. Keduanya tak hanya produktif, tetapi juga efisien dalam mengonversi peluang menjadi poin.
- instagram Petrovoli
Mengacu pada data dari Instagram resmi Proliga, Bytsenko mencetak 24 poin (20 attack, 2 block, 2 serve), sementara Mitchem menambahkan 22 poin (20 attack, 2 block).
Kombinasi keduanya menghasilkan 46 poin, angka yang menjadi fondasi kemenangan Gresik Phonska.
Sebagai perbandingan, Malwina Cecylia Smarzek memang tampil impresif dengan 25 poin untuk Popsivo. Namun, ketergantungan pada satu pemain membuat timnya kalah dalam hal kolektivitas.
Statistik Ungkap Dominasi Gresik Phonska
Kemenangan Gresik Phonska tidak hanya terlihat dari skor akhir, tetapi juga dari dominasi statistik. Mereka mencatatkan 62 attack points, unggul cukup jauh dari Popsivo yang hanya mengoleksi 54 poin serangan.
Keunggulan juga terlihat di lini pertahanan. Gresik Phonska membukukan 10 block points, mengungguli Popsivo yang hanya mencatat 7 blok.
Artinya, mereka tidak hanya agresif dalam menyerang, tetapi juga solid dalam bertahan. Fakta menarik lainnya adalah konsistensi permainan sejak set kedua.
Jika pada set pertama Gresik Phonska masih beradaptasi, maka setelah itu mereka benar-benar mendikte tempo pertandingan. Kombinasi spike keras dan blok rapat membuat lawan kesulitan keluar dari tekanan.
Selain duet asing, kontribusi pemain lokal juga patut diapresiasi. Meski kalah, Amalia Fajrina dari Popsivo mampu mencetak 14 poin dan menjadi salah satu pemain domestik paling menonjol dalam laga tersebut.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Kian Panas
Kemenangan ini membawa Gresik Phonska kembali ke puncak klasemen final four Proliga 2026 dengan koleksi sembilan poin dari empat pertandingan.
Mereka unggul dua poin atas Jakarta Pertamina Enduro yang berada di posisi kedua dengan tujuh poin.
Situasi ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan menuju grand final. Setiap kemenangan menjadi sangat krusial, dan selisih poin yang tipis membuat posisi klasemen bisa berubah sewaktu-waktu.
Di bawah dua tim teratas, Jakarta Popsivo Polwan tertahan di posisi ketiga dengan tiga poin. Sementara Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat keempat dengan dua poin.
Meski tertinggal, kedua tim ini masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi jika mampu meraih hasil positif di laga berikutnya.
Kebangkitan Gresik Phonska juga terasa spesial karena terjadi setelah mereka sempat kalah dari Jakarta Pertamina Enduro.
Artinya, kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.
Dengan performa kolektif yang semakin solid, serta duet Mitchem–Bytsenko yang kian tajam, Gresik Phonska kini menjelma menjadi salah satu kandidat terkuat juara.
Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin mereka akan terus memimpin klasemen hingga babak penentuan final four Proliga 2026. (udn)