- KOVO
Pecahkan Rekor Gaji Fantastis di Hyundai Hillstate, Ini Alasan Megawati Hangestri Pilih Tinggalkan Red Sparks Musim Depan
Maka tak heran, antrean klub-klub elite Korea yang kepincut untuk memakai jasanya langsung mengular setelah melihat dampak instan yang ia berikan.
- Antara Foto/Nova Wahyudi
Sebelum resmi berlabuh ke Suwon, Megawati sebenarnya sempat dirumorkan berpeluang besar untuk kembali memperpanjang masa baktinya di Red Sparks setelah proses pemulihan cedera lututnya rampung.
Namun, peta saga transfer mendadak berubah 180 derajat setelah manajemen Red Sparks beralih memburu legiun asing baru.
Secara mengejutkan, Red Sparks justru bergerak cepat mengamankan tanda tangan pevoli asal China, Zhong Hui, serta mendatangkan Vanja Bukilic untuk meramu skuad musim depan.
Kehadiran dua menara kembar baru tersebut otomatis menutup pintu dan membuat peluang Megawati untuk pulang ke pelukan Red Sparks menjadi sirna.
Melihat ada celah, Hyundai Hillstate bergerak cerdik dan langsung membuka pintu lebar-lebar untuk menampung Megawati.
Klub jawara ini baru saja merekrut Jordan Wilson asal Amerika Serikat yang diplot di posisi outside hitter.
Alhasil, satu slot kosong di posisi opposite hitter menjadi panggung yang sangat sempurna untuk ditempati oleh Megawati.
Melansir laporan dari media kenamaan Korea Selatan Chosun, Megawati dikabarkan bakal mengantongi bayaran selangit mencapai US$170.000 atau setara dengan Rp2,97 miliar dalam satu musim kontraknya bersama Hyundai Hillstate.
Nominal wah ini merupakan regulasi standar gaji yang sudah digedok oleh Federasi Bola Voli Korea (KOVO) untuk pemain asing kuota Asia yang telah memasuki musim kedua dan seterusnya.
Jika dirunut ke belakang, grafik pendapatan Megawati memang meroket tajam. Pada musim pertamanya di Red Sparks, ia mengantongi gaji sebesar US$100.000.
Angka itu kemudian terkerek naik menjadi US$150.000 pada musim kedua, sebelum akhirnya kembali melonjak drastis di musim ketiganya kali ini bersama Hyundai Hillstate.