- Istimewa
Fearless Padel Festival 2026: Saat Padel Bukan Lagi Sekadar Olahraga, tapi Jadi Gaya Hidup dan Ladang Prestasi
Surono juga menyoroti pentingnya pendataan atlet secara terintegrasi, mulai dari tempat latihan, pelatih, perkembangan prestasi hingga rekam jejak pertandingan.
Pertumbuhan Padel, lanjutnya, juga membuka peluang besar di sektor sport tourism dan sport industry. Semakin besar komunitas, semakin tinggi pula kebutuhan terhadap fasilitas, perlengkapan, pelatih, penyelenggara event, sponsorship, media, hingga berbagai jasa pendukung olahraga.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Mochtar Sarman, menegaskan bahwa Padel memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai olahraga prestasi. PBPI bahkan telah mencatat prestasi dengan meraih peringkat ketiga untuk tim putri pada tahun sebelumnya. Dalam waktu dekat, tim Indonesia juga akan menghadapi Asian Games, yang menjadi momentum penting bagi perkembangan Padel nasional.
Persiapan pun dilakukan secara serius. Para atlet dikirim berlatih ke Spanyol dan PBPI menghadirkan pelatih kepala asal Spanyol untuk meningkatkan kualitas tim. Mochtar berharap para atlet mampu membawa hasil terbaik dan meraih medali.
Di luar pertandingan, Fearless Padel Festival juga menawarkan pengalaman festival. Pengunjung dapat menyaksikan pertandingan berbagai level sekaligus menikmati hiburan. Puncaknya, Mollucan akan tampil pada Closing Ceremony, Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB.
Dengan konsep yang memadukan kompetisi, komunitas, hiburan, dan gaya hidup, Fearless Padel Festival 2026 berambisi menjadi lebih dari sekadar turnamen.
“Bertandinglah penuh dengan sportivitas, dengan fair play, tapi yang paling penting harus have fun,” kata Mochtar.
Jika terus berkembang konsisten, Fearless diharapkan menjadi agenda tahunan sekaligus salah satu festival padel terbesar di Indonesia—tempat pemain bertanding, komunitas bertumbuh, dan talenta baru mulai mencuri perhatian.(chm)