- Tangkapan Layar Instagram/@hdecvolleyballteam
Jordan Wilson Blak-blakan Beda Voli Korea dan AS, Tandem Megawati Hangestri Itu Ngaku Kaget
tvOnenews.com – Pebasket bola voli asal Amerika Serikat Jordan Wilson mulai merasakan perbedaan besar antara kultur voli di negaranya dengan atmosfer kompetisi Korea Selatan (V-League) usai resmi bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
Lulusan University of Arizona yang baru memulai karier profesional perdananya di Korea ini menilai kompetisi V-League menuntut tingkat kedisiplinan dan keunggulan teknik dasar yang jauh lebih tinggi.
"Saya rasa kalian bermain di level yang lebih tinggi, lebih disiplin, dan lebih gigih," ungkap Wilson dalam sesi wawancara di kanal YouTube resmi Hyundai E&C Hillstate.
- Hyundai Hillstate
Poin menarik lain yang disorot Wilson adalah menu latihan intensif dari tim pelatih Hyundai Hillstate. Berbeda dengan pengalamannya di level perguruan tinggi AS yang cenderung cepat beranjak ke chemistry taktik tim, pelatih di Korea sangat detail memoles teknik dasar individual pemain.
“Menurut saya, pelatih di Amerika Serikat juga memperhatikan dasar-dasar dan fundamental, tetapi mungkin tidak sebanyak di sini,” ujar Wilson.
Meski sempat kaget, ia menyambut positif pendekatan ketat tersebut untuk mengasah kemampuan individualnya sebelum mengarungi sengitnya musim baru.
Megawati Bertindak Sebagai 'Mentor' Senior
Proses transisi Wilson berjalan kian mulus berkat kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi. Berbekal jam terbang dua musim di V-League, Megatron kini memegang peran penting sebagai pemain berpengalaman yang membantu adaptasi juniornya.
Faktor kesamaan penerjemah bahasa membuat komunikasi keduanya berlangsung intens di dalam maupun di luar lapangan.
“Karena Mega juga menggunakan penerjemah yang sama dengan saya, jadi saya sering berada di dekatnya. Dia banyak memberikan saya masukan dan umpan balik, yang sangat membantu saya menyesuaikan diri dengan gaya bermain di sini,” pungkasnya.