news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bukan Cuma Tandem, Jordan Wilson Bisa Bikin Megawati Hangestri Makin Sulit Dihentikan di Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • Instagram Hyundai HIllstate

Bukan Cuma Tandem, Jordan Wilson Bisa Bikin Megawati Hangestri Makin Sulit Dihentikan di Hyundai Hillstate?

Kehadiran Jordan Wilson di Hyundai Hillstate berpotensi mengubah pola serangan Megawati Hangestri. Duet keduanya akan diuji di V-League 2026/2027.
Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Musim baru Liga Voli Korea 2026/2027 menghadirkan satu pertanyaan menarik bagi Hyundai Hillstate: seberapa jauh kehadiran Jordan Wilson dapat membuat permainan Megawati Hangestri Pertiwi menjadi semakin sulit dibaca lawan?

Pertanyaan tersebut muncul karena Hyundai tidak menempatkan kedua pemain asing itu pada posisi yang sama. 

Megawati diproyeksikan sebagai opposite, sedangkan Wilson bermain sebagai outside hitter. Pembagian tersebut membuka kemungkinan bagi Hyundai untuk membangun serangan dari dua sisi lapangan.

Selama dua musim bersama Red Sparks, Megawati menjadi salah satu pusat perhatian pertahanan lawan. 

Ketika bola diarahkan kepadanya, blok lawan biasanya sudah bersiap menghadapi serangan dari sisi kanan. Kini situasinya berpotensi berbeda karena Hyundai memiliki Wilson sebagai ancaman tambahan dari sisi kiri.

Artinya, kehadiran Wilson bukan sekadar menambah seorang pencetak poin. Ia dapat membuat lawan menghadapi lebih banyak pilihan saat membaca pola serangan Hyundai. 

Jika blok terlalu berkonsentrasi pada Megawati, Wilson memiliki ruang untuk menyerang. Sebaliknya, jika pertahanan bergeser mengantisipasi Wilson, Megawati dapat kembali menjadi pilihan utama.

Wilson Punya Tugas Lebih dari Sekadar Menyerang

Jordan Kalani Wilson membawa pengalaman berbeda ke Korea Selatan. Pemain Amerika Serikat kelahiran 19 Desember 2003 itu sebelumnya tampil di level NCAA bersama USC dan Arizona.

Bersama Arizona Wildcats, Wilson berkembang menjadi salah satu pemain produktif. Pada musim 2025, ia mencatat 499 kill dengan rata-rata 4,62 kill per set serta membukukan 10 double-double. Ia juga pernah mencetak 37 kill dalam satu pertandingan menghadapi Kansas.

Jordan Wilson Ungkap Peran Tak Terduga dan Sisi Lain Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram Hyundai HIllstate

Namun, kemampuan menyerang bukan satu-satunya alasan Hyundai memilihnya. Pelatih Kang Sung-hyung membutuhkan outside hitter yang mampu membantu receive dan pertahanan. Dengan demikian, Wilson mempunyai fungsi yang berbeda sekaligus melengkapi Megawati.

Skema ini menjadi penting karena opposite biasanya lebih difokuskan sebagai penyerang. Sementara itu, outside hitter memiliki tanggung jawab lebih kompleks, termasuk menerima servis dan membantu menjaga pertahanan lini belakang.

Dengan karakter tersebut, Wilson berpotensi membuat beban permainan Hyundai tidak bertumpu pada Megawati seorang diri.

Kombinasi itu pula yang membuat pasangan ini berbeda dibanding sekadar dua pemain asing yang sama-sama memiliki kemampuan menyerang. Hyundai berusaha membangun struktur dengan fungsi yang saling melengkapi.

Chemistry Mulai Terbentuk, KOVO Cup Jadi Ujian Berikutnya

Hubungan Wilson dan Megatron ternyata juga berkembang di luar lapangan. Dalam wawancara yang diunggah melalui kanal YouTube resmi Hyundai E&C Hillstate pada 29 Agustus 2026, Wilson menceritakan proses adaptasinya di Korea Selatan.

Ia mengaku sempat merasa canggung karena lingkungan baru terasa asing. Namun, keramahan rekan-rekan setim membuat proses tersebut menjadi lebih mudah. 

Wilson kemudian menyebut Megawati sebagai salah satu pemain yang paling cepat dikenalnya. Keduanya menggunakan penerjemah yang sama sehingga lebih sering berkomunikasi.

Hubungan tersebut bahkan berkembang menjadi pertukaran masukan mengenai permainan.

“Saya memberikan banyak masukan kepadanya, atau dia memberikan banyak masukan kepada saya, yang membantu saya menyesuaikan diri dengan gaya bermain yang diterapkan di sini, di K League atau V League,” papar Wilson dalam wawancara tersebut.

Wilson juga memberikan penilaian terhadap karakter Megawati sebagai rekan satu tim.

“Jadi, ya, saya akan mengatakan bahwa dia adalah pemain yang sangat bersemangat, sangat pekerja keras, dan suportif sebagai seorang anggota tim,” ujar Wilson.

Dari sisi kompetisi, Hyundai kini bersiap menuju KOVO Cup 2026. Jadwal terbaru menempatkan Hyundai di Grup B bersama Korea Expressway Corporation dan GS Caltex Seoul KIXX. 

Mereka dijadwalkan bertanding pada 14 dan 16 Oktober 2026 di Yeosu Jinnam Gymnasium. Turnamen tersebut akan menjadi salah satu panggung penting untuk melihat perkembangan chemistry pemain baru sebelum V-League dimulai.

Musim reguler V-League sendiri dijadwalkan dimulai pada akhir Oktober. Hyundai akan menghadapi GS Caltex pada laga pembuka 31 Oktober, sebelum bertemu mantan klub Megawati, Red Sparks, pada awal November.

Di sinilah efektivitas duet maut tersebut akan benar-benar diuji. Chemistry dalam latihan belum tentu otomatis berubah menjadi kombinasi efektif dalam pertandingan resmi. 

Wilson harus membuktikan konsistensinya dalam receive sekaligus menjaga ancaman serangan, sedangkan Megawati harus beradaptasi dengan pola permainan baru dan rekan setim yang berbeda.

Jika keduanya mampu menjalankan fungsi masing-masing, Hyundai Hillstate memiliki keuntungan taktis yang cukup menarik. Lawan tidak lagi cukup hanya memikirkan bagaimana menghentikan Megawati.

Mereka juga harus menentukan kapan menggeser blok, bagaimana membaca arah umpan, dan siapa yang harus dikawal ketika serangan berpindah dari kanan ke kiri.

Itulah potensi terbesar kedatangan Jordan Wilson: bukan sekadar membuat Hyundai memiliki satu penyerang tambahan, tetapi membuat Megawati tidak lagi menjadi satu-satunya ancaman yang mudah ditebak. 

Jika chemistry keduanya terus berkembang, pola serangan Hyundai Hillstate musim 2026/2027 bisa menjadi jauh lebih sulit dibaca dibanding musim-musim sebelumnya. (udn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral