news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim renang Indonesia tiba di tanah air usai berjuang di Asian Games 2026..
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Meski Belum Sumbang Emas, PB Akuatik Puji Penampilan Atlet Renang Indonesia di Asian Games 2026: Mereka Hadapi Juara Dunia tapi Tak Gentar

Indonesia memang belum menyumbangkan medali dari cabang renang di Asian Games 2026. Namun, para atlet membawa pulang pengalaman berharga sepanjang gelaran.
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:01 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia memang belum menyumbangkan medali dari cabang renang di Asian Games 2026. Namun, para atlet membawa pulang pengalaman berharga setelah bersaing menghadapi perenang papan atas Asia.

Seperti diketahui, tim renang Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan perjuangan di Asian Games 2026. Rombongan tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/9/2026) lalu.

Kepulangan para perenang Indonesia disambut hangat oleh sejumlah pihak. Mereka juga mendapat pengalungan bunga sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan di Aichi-Nagoya.

Ketua Harian Federasi Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo, memberikan apresiasi kepada para perenang. Ia menilai seluruh atlet telah berjuang maksimal ketika turun di kolam.

"Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada atlet kita. Mereka bertanding dengan sepenuh hati dan mati-matian," ujar Harlin saat menghadiri AQUA Fitx Race 2026, Sabtu (3/10/2026).

Perjuangan tersebut turut menghasilkan catatan positif bagi tim renang Indonesia. Harlin menyebut para atlet berhasil memecahkan tujuh rekor nasional selama tampil di Asian Games 2026.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

"Bahkan bisa memecahkan rekor nasional, ada tujuh ya," kata Harlin. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang patut diapresiasi.

Sejumlah perenang Indonesia juga mampu menembus babak final. Harlin menilai keberanian mereka menjadi hal penting karena harus menghadapi atlet dengan reputasi juara dunia.

"Dan beberapa masuk final, walau lawannya juara dunia tapi mereka tak gentar," tuturnya. Sikap tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan internasional.

Harlin kemudian mencontohkan penampilan Jason Donovan. Sang perenang mampu memecahkan rekor nasional 100 meter gaya punggung saat tampil dalam nomor estafet.

"Jason berhasil memecahkan rekor 100 gaya punggung di estafet itu lawan juara dunia," ujar Harlin. Ia menilai Jason mampu menunjukkan performa terbaik meski menghadapi lawan tangguh.

"Jadi dia bisa perform baik melawan lawan yang sangat tangguh di dalam kolam," lanjutnya. Harlin berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para atlet Indonesia.

Harlin juga ingin pencapaian para perenang menjadi motivasi bagi generasi berikutnya. Ia berharap atlet muda memiliki target yang lebih tinggi setelah mendapat pengalaman di Asian Games.

"Mudah-mudahan ini menjadi batu loncatan supaya atlet ingin punya ambisi lebih," kata Harlin. Target berikutnya bukan hanya mencapai final, tetapi mulai membidik medali.

"Selain cuma sekadar finalis Asian Games, ya mungkin next jadi medalis," ucapnya. Harlin melihat pengalaman bertanding melawan atlet elite sebagai bagian penting dari proses tersebut.

Jason menjadi salah satu perenang yang menorehkan catatan istimewa. Ia dua kali mempertajam rekor nasional nomor 100 meter gaya punggung dengan catatan waktu yang semakin cepat.

Pada penampilan pertama, Jason mencatat waktu 54,89 detik. Ia kemudian memperbaikinya menjadi 54,77 detik pada kesempatan berikutnya.

Rekor nasional lainnya dibuat Liquor Harrison Andoko di nomor 200 meter gaya bebas putra. Ia mencatat waktu 1 menit 49,89 detik dalam penampilannya.

Dari sektor putri, Nadia Aisha Nurazmi juga berhasil mencatat rekor nasional. Ia membukukan waktu 25,62 detik pada nomor 50 meter gaya bebas.

Rekor berikutnya lahir dari nomor estafet 4x100 meter gaya ganti campuran. Tim Indonesia yang diperkuat Flairene, Arya, Joe, dan Adelia Chantika Aulia turut menorehkan catatan baru.

Catatan terakhir datang dari nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra. Kevin, Jason, Liquor, dan Samuel Maxson membukukan waktu 3 menit 20,84 detik.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral