- KOVO
Fans Korea Lama-lama Sadar Kalau Kapasitas Megawati Hangestri Sudah Bukan Pemain Asia Lagi, Mereka Sampai Desak KOVO untuk..
tvOnenews.com - Komentar fans Korea pasca pertandingan Jung Kwan Jang Red Sparks vs Hyundai Hillstate, menyinggung soal Megawati Hangestri Pertiwi.
Red Sparks asuhan Ko Hee-jin akhirnya berhasil memutus tren negatif mereka saat menjamu Hyundai Hillstate pada pertandingan kedua di putaran kelima V-League 2024-2025.
Setelah hasil minor dua kekalahan beruntun dari Pink Spiders, Megawati Hangestri Cs yang mengincar kemenangan pada pertandingan melawan juara bertahan V-League.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Chungmu Stadium, Red Sparks sukses mengalahkan Hyundai Hillstate 3-1 (25-20, 20-25, 25-16, 25-14).
Vanja Bukilic kembali ke performa terbaiknya mencetak 28 poin, dengan persentase keberhasilan serangan 47,1 persen.
- KOVO
Megawati Hangestri tampil maksimal mencetak 28 poin, tingkat keberhasilan serangan cukup tinggi 54,3 persen.
Pemain veteran Red Sparks, Pyo Seung-ju mencetak 11 poin, persentase keberhasilan serangan 50 persen.
Statistik mantan pemain IBK Altos itu sangat baik, berperan penting dalam pertahanan Red Sparks, efisiensi penerimaan 27,3 persen, blocking 0,25 persen dan tanpa melakukan beomsil.
Hal itu membuat Pyo Seung-ju terpilih sebagai MVP pertandingan.
Sementara tim tamu, Momma Bassoko hanya mampu mencetak 14 poin, tingkat keberhasilan serangan rendah yakni 35,9 persen.
Lee Da-hyeon (middle blocker) menyumbang 12 poin, Jeong Ji-yoon 11 poin.
Hal yang membuat Hyundai Hillstate cukup goyah melakoni pertandingan tersisa di putaran kelima ini adalah cederanya pemain kunci mereka yakni Wipawee Srithong.
Atas hasil ini Red Sparks meraih poin penuh dan kini masih bercokol di peringkat ketiga klasemen V-League 2024-2025 dengan mengoleksi total 50 poin.
Red Sparks berusaha membayangi jarak poin dari juara bertahan V-League Hyundai Hillstate yang mengoleksi 53 poin.
Sementara itu, Pink Spiders masih kokoh bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara V-League dengan 64 poin.
Berikut komentar fans Korea atas Megawati Hangestri
Sejumlah fans Korea sadar akan kemampuan Megawati Hangestri yang melebihi kuota Asia, dan meminta KOVO untuk lebih memperhatikan Megawati Hangestri soal gaji.
"Mengapa para pemain dalam negeri (lokal Korea) bisa kalah saing dengan pemain Indonesia," komen netizen Korea.
"Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic benar-benar menakutkan, saya rasa tidak ada yang akan mendokumentasikan Hyundai Hillstate setelah melihat pertandingan ini," ungkap fans voli Korea.
"Megawati Hangestri bukan lagi pemain kuota Asia, tapi dia sudah level pemain asing (kuota Eropa dan Amerika. Sejujurnya opposite terbaik setelah Gyselle Silva adalah Mega," ujar fans Korea.
"Bahkan Moma pun tidak bisa mengalahkannya, musim depan dia seharusnya jadi pemain asing supaya mendapatkan gaji dua kali lipat," sambungnya.
"Ko Hee-jin, bagaimana jadinya jika Mega cedera seperti itu? aku mendukung Red Sparks karena Mega, tapi pelatihnya seperti itu," ujar fans.
Banyak dari fans Red Sparks membenci Ko Hee-jin.
"Mega dan Bukilic membuat pemblokiran Hyundai Hillstate menjadi tidak berguna," ujarnya.
Banyak fans mengkhawatirkan sisi pertahanan Hyundai Hillstate atas absennya middle blocker senior mereka yakni Yang Hyo-jin.
"Mega tak hanya bagus dari penyerangan, tetapi pertahanan juga bagus," ungkap fans voli Korea.
"Jung Ho-young sangat buruk dalam memblokir, dia kurang memiliki kekuatan fisik," ujarnya.
Fans banyak yang respect ke Megawati Hangestri karena punya peran juga dalam pemblokiran.
"Tahun ini Hyundai Hillstate sepertinya tidak akan bisa menjadi juara V-League, para pemain bayarannya tidak bagus dan setternya juga buruk," ungkap fans Voli Korea. (ind)