- Instagram @jpevolley
Tak Melulu Megawati Hangestri, Pelatih Turki Blak-blakan Ingin Bawa Pevoli Berjuluk 'The Next Mega' Ini ke Luar Negeri
tvOnenews.com - Kali ini bukan Megawati Hangestri, pelatih Turki blak-blakan ingin boyong pevoli berjuluk 'The Next Mega' ke luar negeri.
Pevoli muda milik Indonesia ini dinilai bisa melebihi karier Megawati Hangestri yang sebelumnya sudah dua musim bermain di Korea.
Tidak ada habisnya talenta voli Indonesia yang diminati luar negeri. Sebelumnya, ada Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana yang pernah abroad.
Megawati Hangestri cukup tenar di kancah voli Asia. Pasalnya, dua musim di Korea, sederet prestasi gemilang mampu ia torehkan untuk Red Sparks.
Mulai dari dua kali runner-up KOVO Cup dan V-League hingga gelar top skor sampai MVP pernah dicatatkan oleh Megawati Hangestri bersama Red Sparks.
Namun kini, Megawati Hangestri pulang ke Indonesia dan punya rencana akan kembali melanjutkan kariernya di luar negeri untuk waktu mendatang.
Sementara itu, Yolla Yuliana juga punya karier abroad serupa. Musim lalu, dia menjadi bagian dari tim kasta kedua Liga Jepang, Tokyo Sunbeams.
- Instagram @jpevolley
Awal musim ini, Yolla Yuliana sempat daftar Asian Draft Quarter V-League, namun dia tak dipilih oleh ketujuh kontestan Liga Korea termasuk Red Sparks.
Di sisi lain, ternyata ada suksesor Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana yang akan mengikuti jejak seniornya itu untuk berkarier di luar negeri.
Dia adalah Junaida Santi. Pevoli putri berusia 17 tahun itu kini masih aktif bermain di Proliga 2025 bersama kontestan final four Jakarta Pertamina Enduro.
Potensi Junaida Santi pertama kali dilihat oleh pelatih Jakarta Pertamina Enduro asal Turki, Bulent Karslioglu. Ia mengungkapkan bahwa anak asuhnya itu bisa ikuti jejak Mega.
Sekedar informasi, Junaida Santi berperan sebagai Opposite. Namun kini, pelatih Bulent Karslioglu mencoba menggeser perannya menjadi Outside Hitter.
Berkaca dari performa impresifnya meski baru menginjak 17 tahun, Bulent Karslioglu yakin kalau Junaida Santi akan segera main di luar negeri.
“Kenapa tidak (Santi ke luar negeri)?,“ tegas Bulent Karslioglu dikutip dari YouTube Kompas TV.
Tidak hanya Junaida Santi, Bulent Karslioglu menegaskan bahwa Indonesia masih butuh pemain muda lainnya demi kemajuan olahraga voli di masa depan.
“Indonesia tidak hanya butuh satu pemain. Kita butuh banyak pemain dan sekarang semua orang fokus pada hasil. Tapi klub juga berusaha mengembangkan pemain baru,“ paparnya.
Adapun Bulent Karslioglu sedikit menyinggung orang-orang yang kurang menyadari akan besarnya potensi dari Junaida Santi.
“Mengapa saya berbicara karena saya tidak pernah membaca (pujian) 'Santi bagus', 'Santi bagus',” ujar Bulent Karslioglu.
- Instagram @jpevolley
Tanpa mengesampingkan Megawati Hangestri, Bulent Karslioglu mengutarakan bahwa publik seakan lupa terhadap potensi dari para pevoli muda Indonesia lainnya.
“Mengapa saya berbicara tentang Santi hari ini? Karena tidak ada yang fokus pada Santi, kita hanya berbicara tentang Megawati,“ tegasnya.
Sekali lagi, pelatih berkewarganegaraan Turki itu tidak mengelak kalau di masa depan, akan ada 'The Next Mega' dalam diri seorang Junaida Santi.
“Kita bangga dengan Megawati karena dia pergi ke luar negeri tapi di dalam, (ada) Santi akan segera pergi (main di luar negeri),“ tutupnya.
(han)