- ANTARA
Dapat Dukungan Presiden Prabowo, Pencak Silat Makin Dekat Menuju Olimpiade
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan dukungan langsung Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor kunci dalam memperkuat langkah pencak silat menuju pengakuan Komite Olimpiade Internasional (IOC), seiring meningkatnya diplomasi olahraga Indonesia di tingkat global.
Okto menyebut keterlibatan presiden memberikan legitimasi politik dan strategis bagi upaya pencak silat untuk menembus gerakan Olimpiade.
“Dukungan dan perhatian langsung Presiden Republik Indonesia menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus mengawal pencak silat agar makin diakui di tingkat dunia, termasuk dalam gerakan Olimpiade,” kata Okto dalam keterangan resmi, Jumat (16/1/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Okto setelah menerima kunjungan Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS) Stephan Fox di Kantor NOC Indonesia, Jakarta, Selasa (14/1/2026).
Menurut Okto, pencak silat memiliki nilai universal yang selaras dengan semangat Olimpiade, tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai warisan budaya yang hidup dan berkembang di berbagai negara.
Ia menambahkan sinergi antara pemerintah, NOC Indonesia, dan federasi internasional menjadi kekuatan utama diplomasi olahraga nasional yang terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.
“Kolaborasi yang solid antara Presiden Republik Indonesia, pemerintah, dan gerakan Olimpiade menunjukkan keseriusan Indonesia menjadikan olahraga sebagai instrumen diplomasi global,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Stephan Fox mengungkapkan posisi Indonesia kian strategis dalam peta olahraga dunia, yang tercermin dari keterlibatan aktif Indonesia di berbagai organisasi internasional.
“NOC Indonesia memainkan peran penting dalam olahraga dunia, baik melalui kepemimpinan Raja Sapta Oktohari maupun peran Erick Thohir sebagai anggota IOC sekaligus Menteri Olahraga,” kata Fox.
Ia juga mengungkapkan pernah bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia di Paris dalam pertemuan pribadi yang secara khusus membahas pencak silat.
“Saya mendapat kehormatan bertemu Presiden Republik Indonesia di Paris. Beliau menyampaikan komitmen dan mengajak kerja sama untuk mendorong pencak silat menuju pengakuan dalam gerakan Olimpiade,” ujarnya.