- Kemenpora
Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025, Tembus Target dengan Raih 392 Medali
Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen Indonesia mengakhiri ASEAN Para Games 2025 sebagai runner up dengan mengoleksi 392 medali. Kontingen Indonesia menembus target dengan meraih 135 medali emas, 143 medali perak, dan 114 medali perunggu.
Kontingen Indonesia tampil di ajang multiolahraga paling bergengsi di ASEAN ini dengan target tiga besar. Target tersebut diambil dengan mundurnya Kamboja dari ASEAN Para Games dan nomor pertandingan andalan Indonesia yang tak dipertandingkan.
Bahkan dari target awal, Kontingen Indonesia hanya dibebani target 82 emas, 77 perak dan 77 perunggu. Sehingga pencapaian ini pun jauh di atas target yang sudah ditetapkan.
Beberapa cabor sukses melampaui catatan target medali. Para atletik, misalnya, berhasil mempersembahkan 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu sekaligus menjadi penyumbang medali terbanyak. Di peringkat kedua, cabor para renang menghasilkan 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu.
Selain itu, cabor para bulu tangkis juga melampaui target setelah sukses membawa pulang 12 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Sedangkan para angkat berat mendulang 9 emas dan 4 perak. Adapun para judo menjadi satu-satunya cabor yang menyapu bersih semua nomor setelah menghasilkan 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Catatan perolehan kontingen Indonesia semakin bertambah pada hari terakhir seiring raihan tim para catur Indonesia menambah pundi-pundi medalinya dalam sejumlah partai final yang berlangsung di Auditorium Nakhon Ratchasima Rajabhat University, Minggu (25/1/2026).
Secara keseluruhan, tim para catur Indonesia sukses mempersembahkan 9 emas, 22 perak, dan 7 perunggu di ajang ASEAN Para Games edisi ke-13 ini. Salah satu atlet yang menyumbangkan medali terbanyak dari cabor ini ialah Aisah Wijayanti Putri Brahmana.
Untuk edisi kali ini, Putri berhasil menghasilkan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Padahal, awalnya ia hanya membidik dua emas di ajang ini. Apalagi, pada ASEAN Para Games edisi sebelumnya di Kamboja, ia hanya membawa pulang dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Sama seperti SEA Games, tuan rumah Thailand pun keluar sebagai juara umum dengan meraih 175 medali emas, 155 medali perak dan 157 medali perunggu. Dominasi dua negara ini pun terlihat dengan selisih jauh di klasemen akhir.
Malaysia berada di peringkat ketiga dengan meraih 64 medali emas, 64 medali perak dan 73 medali perunggu. Sementara itu, Filipina berada di peringkat empat dengan 45 medali emas, 37 medali perak dan 52 medali perunggu.
Rencananya, rombongan kontingen Indonesia akan pulang ke Tanah Air pada hari Selasa (27/1/2026). Jendi Pangabean dkk akan pulang menggunakan pesawat carter dalam dua kloter melalui penerbangan direct flight dari Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.