- NPC Indonesia
Kemenpora Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian kontingen Indonesia yang sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Indonesia finis sebagai runner up dengan raihan medali yang melampaui target awal.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, saat menyambut kedatangan atlet dan ofisial kontingen Indonesia di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Selasa (27/1/2026) malam.
Taufik Hidayat mengungkapkan rasa syukur karena seluruh atlet dan ofisial dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat. Kontingen Indonesia tiba dalam dua kloter, yakni pada Selasa (27/1/2026) pukul 18.30 WIB dan Rabu (28/1/2026) pukul 03.00 WIB dini hari.
Menurut Taufik, capaian Indonesia di ASEAN Para Games 2025 patut mendapat apresiasi besar. Dari ajang tersebut, kontingen Merah Putih berhasil mengoleksi 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, jauh melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah.
“Kami bersyukur atlet dan ofisial bisa tiba kembali di Indonesia dengan selamat. Kami mewakili pemerintah mengucapkan selamat atas raihan 135 medali emas yang diraih,” kata Taufik.
Ia juga menegaskan bahwa para peraih medali perak dan perunggu tetap layak disebut juara karena telah berjuang maksimal dan menjadi inspirasi bagi masyarakat.
“Bagi yang meraih perak dan perunggu, mereka tetap juara. Dengan segala keterbatasan, semangat mereka harus menjadi teladan bagi kita semua,” imbuhnya.
Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, turut menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa tersebut. Ia menilai dukungan penuh dari pemerintah menjadi salah satu faktor penting di balik kesuksesan kontingen Indonesia.
“Kami berangkat dengan restu Bapak Presiden dan juga mendapat pendampingan langsung dari Pak Menteri selama di Thailand. Motivasi itu sangat besar dampaknya hingga kami bisa melampaui target,” ujar Senny.
Senny menambahkan, target awal Indonesia adalah 82 medali emas, namun para atlet mampu melampauinya dengan raihan 135 emas. “Ini adalah hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh tim,” katanya.
Salah satu atlet berprestasi, Jendi Pangabean, juga mengungkapkan rasa syukurnya setelah kembali ke Indonesia. Atlet para renang itu menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan koleksi tujuh emas.
“Saya senang dan terharu bisa kembali ke Indonesia dan berkumpul lagi dengan keluarga setelah bertanding di ASEAN Para Games 2025,” ujar Jendi.
Jendi meraih lima medali emas dari nomor individu, yakni 50 meter gaya kupu-kupu S9, 100 meter gaya punggung S9, 100 meter gaya kupu-kupu S9, 100 meter gaya bebas S9, serta 200 meter gaya ganti perorangan SM9. Dua emas lainnya diraih dari nomor beregu, 4x100 meter gaya bebas relay S1–S10 dan 4x100 meter gaya campuran relay S1–S10.
“Medali ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga dukungan NPC Indonesia. Saya bangga bisa memenuhi target pribadi dengan tujuh emas,” tambahnya.
Sejumlah cabang olahraga juga tampil dominan dan melampaui target. Para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan 44 medali emas, disusul para renang dengan 29 emas, serta para bulu tangkis yang mengoleksi 12 emas. Tim para judo Indonesia juga mencatatkan prestasi impresif dengan menyapu bersih seluruh nomor dan membawa pulang tujuh emas.
Berdasarkan rekap akhir, beberapa cabang olahraga Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum di ASEAN Para Games 2025, di antaranya para bulu tangkis, para angkat berat, para judo, dan para panahan.