- AFC
Kekalahan Menyakitkan! Pelatih Vietnam Soroti Efektivitas Timnas Futsal Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan tim nasional futsal Vietnam di Kejuaraan Futsal Asia 2026 harus terhenti pada babak perempat final.
Vietnam dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Indonesia.
Meski gagal melangkah lebih jauh, pelatih kepala Vietnam, Diego Giustozzi, mengaku memiliki perasaan campur aduk usai pertandingan tersebut.
Pelatih asal Argentina itu menilai para pemainnya sudah tampil maksimal dan layak mendapatkan hasil yang lebih baik.
“Ini perasaan yang sangat berbeda. Saya sangat, sangat bangga dengan para pemain dan turnamen yang telah kami lalui. Tetapi saya tidak senang dengan hasilnya, karena saya pikir kami pantas mendapatkan setidaknya hasil imbang, atau bahkan kemenangan,” ujar Diego Giustozzi.
Menurut Giustozzi, laga melawan Indonesia merupakan pertandingan di mana Vietnam sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. Ia menegaskan timnya telah melakukan segalanya untuk bisa lolos ke semifinal.
“Kami melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan. Saya tidak puas dengan hasil akhir, tetapi saya sangat senang dengan penampilan tim, baik secara individu maupun kolektif. Saya percaya kami berada di jalur yang benar,” tegasnya.
Menatap masa depan, Giustozzi menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan futsal Vietnam. Ia menilai Vietnam memiliki potensi besar, namun membutuhkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tim.
“Futsal Vietnam memiliki masa kini dan masa depan. Tetapi saat ini, kami perlu membuat keputusan yang sangat penting. Para pemain membutuhkan lebih banyak pengalaman, mereka perlu lebih banyak bermain agar terbiasa menghadapi berbagai situasi dan tantangan. Saya percaya Vietnam adalah tim yang sangat bagus,” lanjutnya.
Dari sisi pemain, kapten tim futsal Vietnam, Nguyen Manh Dung, menyebut pertandingan melawan Indonesia sebagai pengalaman yang sangat berharga, terlebih dimainkan di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.
“Ini adalah pertandingan fantastis melawan tim tuan rumah, di tengah atmosfer ribuan penonton. Seluruh tim bermain maksimal melawan lawan yang sangat kuat. Sayang sekali kami tidak bisa lolos ke perempat final. Terima kasih kepada para penggemar yang selalu menyemangati dan mendukung tim,” ujar Manh Dung.
Kapten Vietnam itu juga mengungkapkan penyesalan terbesarnya seusai pertandingan. Ia menilai efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.
“Kami menciptakan lebih banyak peluang daripada lawan, tetapi hanya mencetak dua gol, sementara Indonesia mencetak tiga gol. Namun, yang membuat saya senang adalah seluruh tim bermain dengan semangat yang tinggi,” pungkasnya.(lgn)