- Instagram.com/mannypacquiao
Duel Ulang Lawan Floyd Mayweather September 2026 di Las Vegas, Manny Pacquiao Bilang Begini...
Jakarta, tvOnenews.com - Duel dua ikon tinju dunia akan kembali tersaji. Netflix resmi mengumumkan pertandingan ulang antara Floyd Mayweather dan Manny Pacquiao yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di Sphere, Las Vegas.
Laga ini dipastikan disiarkan secara global melalui platform streaming tersebut. Pertemuan kedua ini menjadi babak baru dari rivalitas yang pernah mencetak sejarah pada 2015.
- Kolase tvOnenews.com / Antara/Reuters / ANTARA/AFP/Getty Images/Steve Marcus.
Saat itu, Mayweather keluar sebagai pemenang lewat keputusan bulat dalam pertarungan yang mencatat pendapatan lebih dari 600 juta dolar AS—menjadikannya salah satu laga paling menguntungkan sepanjang masa, meski dinilai banyak pihak kurang memuaskan dari segi aksi.
Mayweather datang dengan penuh percaya diri. Petinju asal Amerika Serikat yang akan berusia 49 tahun itu menegaskan hasil laga nanti tak akan berbeda dari pertemuan pertama.
“Saya sudah pernah bertarung dan mengalahkan Manny sekali. Kali ini hasilnya akan sama,” kata Floyd Mayweather dalam siaran pers Netflix yang dikutip The Ring.
Mayweather sebelumnya mengumumkan akan kembali ke ring profesional setelah sempat menjalani sejumlah laga ekshibisi, termasuk melawan Mike Tyson pada 25 April lalu.
Ia tercatat sebagai mantan juara dunia di lima kelas berbeda dengan rekor sempurna 50 kemenangan, 27 di antaranya melalui knockout (KO).
Pertarungan melawan Pacquiao nanti juga akan menjadi laga non-ekshibisi pertamanya sejak menaklukkan megabintang UFC, Conor McGregor, lewat TKO ronde ke-10 pada Agustus 2017 di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Di sudut lain, Manny Pacquiao melihat laga ulang ini sebagai kesempatan menebus hasil sembilan tahun silam. Legenda Filipina yang pernah menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda itu membawa rekor 62 kemenangan (39 KO), delapan kekalahan, dan dua hasil imbang.
Sebelum menghadapi Mayweather, Pacquiao dijadwalkan lebih dulu menjalani laga ekshibisi melawan Ruslan Provodnikov pada 18 April di Thomas & Mack Center, Las Vegas.
Pacquiao menilai duel ulang ini bukan sekadar pertarungan biasa, melainkan momen besar bagi dunia tinju.
“Saya dan Floyd telah memberikan kepada dunia apa yang tetap menjadi pertarungan terbesar dalam sejarah tinju,” kata Manny Pacquiao.
Ia juga menyebut para penggemar sudah menanti terlalu lama untuk menyaksikan jilid kedua pertarungan tersebut.
“Para penggemar telah menunggu cukup lama sehingga mereka pantas mendapatkan pertandingan ulang itu yang menurut saya akan menjadi lebih besar lagi sekarang karena akan disiarkan langsung secara global di Netflix.”
Pacquiao bahkan melontarkan ambisi besar menjelang duel nanti.
“Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan dalam rekor profesionalnya dan selalu mengingat siapa yang memberikannya kepadanya,” katanya.
Petinju berjuluk PacMan itu menambahkan bahwa laga ini akan ia dedikasikan untuk rakyat Filipina di seluruh dunia, dengan harapan membawa kebanggaan bagi negaranya.
Dengan rekor tak terkalahkan milik Mayweather dan ambisi balas dendam Pacquiao, pertarungan ulang ini diprediksi kembali menyedot perhatian publik dunia kali ini dengan panggung dan platform siaran yang lebih modern.
(ant/aes)