- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram Red Sparks
Ternyata Sejak Lama Megawati Hangestri Beri Sinyal Positif, Peluang Kembali ke Red Sparks Terbuka Nih!
Jakarta, tvOnenews.com- Megawati Hangestri tengah jadi sorotan karena media korea kembali menyebut-nyebut namanya.
Atlet Indonesia, Megawati Hangestri yang akrab disapa Megatron itu, disebut oleh media korea Yonhap sebagai pemain yang menaikkan "kasta" Red Sparks memenangkan pertandingan.
Sebagaimana diketahui, Red Sparks tanpa Megawati Hangestri telah mengalami sebanyak 11 kekalahan beruntun kala memasuki putaran terakhir babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026.
- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram Red Sparks
"Red Sparks mengalami awal musim yang buruk. Pemain asing andalan Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri, sempat memimpin tim menuju final kejuaraan musim lalu, telah menolak perpanjangan kontrak dan meninggalkan tim," tulis Yonhap News.
"Musim lalu, Bukilic berada di peringkat kelima dalam topskor dengan 638 poin dan keempat dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 40,93%), sementara Mega tampil gemilang, berada di peringkat ketiga dalam perolehan poin (802 poin) dan pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%)," lanjutnya.
- KOVO
Selain dari faktor tersebut, absennya Yeum Hye-seon di awal musim akibat cedera turut mempengaruhi performa tim.
sorotan tajam dari Yonhap News yang menilai situasi Red Sparks berbanding terbalik dengan musim lalu.
Pada Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks mampu menembus partai grand final.
Bahkan Megawati selama dimusim 2023-2024, tahun pertamanya di Liga Voli Korea (V-League) sudah menduduki peringkat ketujuh dalam perolehan poin liga, peringkat pertama di tim (736 poin).
Kemudian masuk peringkat keempat dalam rasio keberhasilan serangan (43,95 persen), sampai membawa tim ke peringkat ketiga di liga reguler pada musim itu juga.
Atlet asal Jember itu juga, menduduki peringkat ketiga dalam perolehan skor (802 poin), dan peringkat pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06 persen), bahkan memimpin serangan terbuka, serangan perbedaan waktu, dan serangan balik menunjukkan penampilannya dalam semua kategori serangan.
Kemudian dari itu, Yonhap News juga menilai keterpurukan musim ini berkaitan dengan hengkangnya dua andalan, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.