news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Haruyo Shimamura, pemain Jepang yang memperkuat AI Peppers..
Sumber :
  • KOVO

Seperti Megawati Hangestri, Bintang Timnas Jepang Ini Langsung Jadi Kunci Tim di Musim Perdana Liga Voli Korea

Debut Haruyo Shimamura di Liga Voli Korea musim 2025/2026 langsung memukau. Pemain tim nasional Jepang ini membawa AI Peppers menang 3-1 atas Hyundai Hillstate.
Senin, 9 Maret 2026 - 05:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pemain tim nasional Jepang, Haruyo Shimamura, langsung menunjukkan kualitasnya di Liga Voli Korea (V-League) musim 2025/2026 saat membawa AI Peppers mengalahkan Hyundai Hillstate 3-1 (25-23, 22-25, 25-23, 27-25) pada putaran keenam di Suwon Gymnasium, 8 Februari.

Meskipun AI Peppers sudah gagal lolos ke playoff bersama Red Sparks, tim itu tetap menunjukkan semangat juang tinggi dengan menaklukkan Hyundai Hillstate, yang menempati posisi kedua klasemen.

Haruyo Shimamura, pemain jepang yang memperkuat AI Peppers.
Sumber :
  • KOVO

Dalam laga ini, Shimamura terpilih sebagai MVP pertandingan berkat 22 poin tertinggi tim dengan tingkat keberhasilan serangan 67,7%.

Kehadiran Haruyo Shimamura menjadi kunci di tengah absennya pemain asing lain, Zoe Weatherington, yang harus menepi karena cedera.

Datang dari klub papan atas Jepang, NEC Red Rockets Kawasaki, Shimamura langsung menjadi tulang punggung tim barunya dan membantu AI Peppers keluar dari posisi terakhir dalam sejarah klub.

Penampilan Shimamura musim ini mengingatkan publik pada debut Megawati Hangestri bersama Red Sparks, yang langsung menjadi pemain inti dan pahlawan tim dalam membawa Red Sparks lolos ke playoff V-League.

Meskipun berposisi sebagai middle blocker dan bertubuh relatif kecil (182 cm), Shimamura menonjol dalam serangan bergerak dan cepat, menempati peringkat kedua untuk serangan cepat serta ke-11 untuk perolehan poin dan blok.

Shimamura mengaku senang dengan pengalaman pertamanya bermain di luar Jepang.

“Musim ini penuh dengan kegembiraan. Ada momen baik dan buruk, tetapi saya senang bisa menghadapi tantangan dan datang ke Korea setelah berusia 30 tahun. Saya akan memberikan yang terbaik untuk sisa musim ini,” ujarnya dilansir dari laman Joongang.

Mengenai masa depan, ia menambahkan, “Saya tidak punya rencana pasti. Saya ingin bermain voli di luar Jepang. Jika terpilih untuk tim nasional, saya akan berpartisipasi,” pungkasnya. 

Meski berada di penghujung karier, pemain andalan Jepang di VNL (Volleyball Nations League) tetap rendah hati dengan  haus belajar.

“Di Jepang, saya tidak memiliki banyak pengalaman dengan serangan dua tahap, jadi saya tidak memiliki banyak teknik untuk menyerang dari dekat net, tetapi saya pikir saya sedang belajar,” kata Shimamura.

Ia juga menekankan bahwa bermain di liga luar negeri memberinya kesempatan merasakan permainan sekaligus budaya negara lain.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Manisa BBSK dan Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram.com/manisabbsk_voleybol / KOVO

Selama dua musim di Red Sparks, Megawati Hangestri memiliki tandem berbeda yang sukses membawanya menonjol di V-League.

Pada musim pertamanya, ia dipasangkan dengan Giovanna Milana, dan kombinasi ini membawa Red Sparks lolos ke playoff setelah tujuh tahun absen, dengan Megawati menjadi top skor dengan 736 poin.

Musim berikutnya, Vanja Bukilic menggantikan Milana sebagai tandem Megawati, membentuk duet mematikan yang membawa tim ke final dengan Megawati mencetak 802 poin (peringkat ketiga) dan Vanja 638 poin (peringkat kelima). (ind)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
03:20
01:48
02:00
00:55
03:22

Viral