- ANTARA/FAJAR SATRIYO
PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain Brasil, Imam Sudjarwo Tegaskan Tak Akan Menghambat Pembinaan Atlet Lokal
Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengungkapkan alasan menaturalisasi empat pemain muda Brasil untuk membela Timnas Voli Indonesia di masa depan.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo sebelumnya membuat geger volimania Indonesia setelah menyatakan bahwa pihaknya berencana menaturalisasi empat pemain asal Brasil, yang terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri. Hal ini diungkapkan saat perayaan ulang PBVSI tahun ke-71 pada 26 Februari lalu.
Kini terbaru Imam Sudjarwo juga menyakan bahwa federasi sedang mempercepat rencana naturalisasi empat pemain muda Brasil tersebut. Saat ini rencana itu masih dalam tahap penyiapan dokumen administratif sebelum lebih lanjut dibahas bersama pemerintah.
PBVSI kemudian mengungkapkan alasan dibalik keputusannya menaturalisasi empat pemain Brasil. Yakni menilai langkah naturalisasi diperlukan untuk mempercepat peningkatan daya saing tim nasional.
Imam mengatakan kehadiran pemain baru diharapkan memberi tambahan kualitas sekaligus menciptakan atmosfer kompetitif bagi atlet lokal. Selain itu kebijakan ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang.
Yakni bukan sekadar kebutuhan sesaat menghadapi turnamen tertentu. Namun fokus utama ialah tetap diarahkan pada target besar tampil lebih kompetitif di Olimpiade Brisbane 2032.
“Kenapa kita harus naturalisasi? Tentu kita punya proses yang panjang yaitu kita ingin menuju ke Olimpiade Brisbane 2032. Sehingga kita mempersiapkan tim yang bagus itu yang pertama. Kemudian yang kedua supaya bisa membangun motivasi bagi atlet-atlet nasional kita,” ucap Imam Sudjarwo.
Kemudian ia mengungkapkan bahwa PBVSI memang sengaja membidik pemain muda agar dapat menjadi investasi jangka panjang dan memberi kontribusi maksimal saat memasuki usia puncak pada 2032.
Lalu federasi juga akan memilih atlet yang masih berusia sekitar 17 tahun sehingga memiliki masa pengembangan lebih panjang bersama tim nasional Indonesia.
“Belum, belum ada. Dia masih muda-muda. Kan kita cari yang umur 17. Pokoknya umur yang masih muda yang kita ambil sehingga punya jangka panjang,” jelasnya.
- PBVSI
Imam Sudjarwo Tegaskan Naturalisasi Tidak Akan Menghambat Pembinaan Atlet Lokal
Lebih lanjut Ketum PBVSI itu juga memastikan naturalisasi tidak akan menghambat pembinaan atlet dalam negeri. Program pembentukan pemain muda tetap berjalan melalui tim seperti Jakarta Garuda Jaya dan partisipasi kelompok usia junior di berbagai kompetisi internasional.
“Proyek jangka panjang makanya kita mempersiapkan juga ini Garuda Jaya ini kan kita mainkan yang muda-muda, besok ini kita carikan pengalaman,” tukasnya lagi.
Ia menambahkan, porsi atlet lokal tetap menjadi fondasi utama di Timnas Voli Indonesia, sehingga naturalisasi dilakukan secara terbatas dan terukur.
“Kita juga tidak ingin mematikan dari atlet nasional. Tidak boleh. Kita boleh naturalisasi tetapi juga kita ada persentasenya,” tegasnya kepada awak media.
Empat atlet yang disiapkan juga disebut sudah memberikan sinyal positif untuk bergabung. Meski demikian, PBVSI masih meneliti aspek regulasi, termasuk kemungkinan terkait status diaspora agar proses berjalan sesuai aturan.
“Pada intinya, empat ini sudah siap karena mereka sudah diinfokan dan mereka mau,” tuturnya.
(nad)