- PBVSI
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi di Atas Angin, Ridel Toiran Soroti Kekurangan Tim
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan meyakinkan Jakarta Bhayangkara Presisi atas Surabaya Samator di lanjutan Final Four Proliga 2026 tak membuat pelatih Ridel Toiran cepat puas.
Meski timnya semakin dekat ke grand final Proliga 2026, ia justru menyoroti masih adanya kekurangan yang harus segera diperbaiki.
- PBVSI
Bhayangkara Presisi tampil dominan dengan kemenangan 3-0 (25-23, 25-21, 25-21) di GOR Sritex Arena, Solo.
Hasil ini mengukuhkan posisi mereka di peringkat kedua klasemen final four dengan 9 poin, hanya selangkah lagi menyusul Jakarta LavAni Livin Transmedia ke partai puncak.
Secara matematis, tim ini hanya membutuhkan tambahan satu poin dari dua laga tersisa untuk memastikan tiket grand final. Namun, Toiran memilih tetap fokus pada pembenahan tim.
"Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi menuju grand final nanti," ujar Toiran.
Sikap tersebut menunjukkan Bhayangkara tidak ingin lengah, meski berada di posisi yang sangat menguntungkan.
Evaluasi dianggap penting agar tim tampil lebih solid saat menghadapi laga penentuan di Semarang.
Di sisi lain, kekalahan ini semakin menyulitkan langkah Surabaya Samator.
Tim tersebut kini tertahan di posisi ketiga dengan peluang tipis untuk lolos, karena harus menyapu bersih dua laga sisa sambil berharap hasil lain berpihak.
Manajer Samator, Hadi Sampurno, bahkan mengakui timnya mengalami kendala mental saat menghadapi Bhayangkara.
"Anak-anak kalau melawan Bhayangkara seperti melawan seniornya. Mental mereka langsung turun. Persoalan mental dari anak-anak Samator ini yang kita perbaiki," ucapnya.
Dengan situasi ini, Bhayangkara Presisi berada di atas angin menuju grand final. Namun, fokus Toiran pada evaluasi menunjukkan ambisi tim bukan sekadar lolos, tetapi tampil maksimal di fase penentuan.
(aes)