- Instagram.com/@gscaltexkixx
Ahn Hye-jin Terancam Dijatuhi Hukuman Berat dari KOVO, Karier Setter GS Caltex Bisa Hancur Imbas Berkendara dalam Keadaan Mabuk
Jakarta, tvOnenews.com - Karier pemain GS Caltex, Ahn Hye-jin, terancam hancur dan mendapatkan hukuman berat dari Federasi Bola Voli Korea (KOVO) imbas tersandung kasus berkendara dalam keadaan mabuk.
Volimania Korea Selatan dibuat terkejut usai Ahn Hye-jin tertangkap mengemudi di bawah pengaruh alkohol pada Jumat (17/4/2026) waktu setempat.
Kabar ini juga sudah dikonfrimasi langsung oleh GS Caltex, yang membenarkan bahwa Ahn Hye-jin mengemudi dalam keadaan mabuk melalui media sosial resminya.
GS Caltex menyatakan bahwa mereka tidak akan metoleransinya untuk alasan apapun, dan menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas hal yang dilakukan oleh setter andalannya tersebut.
Tak hanya itu, klub juga telah memberitahu KOVO dan meminta kerja sama federasi agar bisa menjatuhkan hukuman kepada Ahn Hye-jin sesuai dengan aturan yang berlaku, sebelum menyelesaikannya secara internal.
"Kami telah mengkonfirmasi fakta bahwa Ahn Hye-jin mengemudi dalam keadaan mabuk dan menginformasikan hal ini kepada kalian dengan rasa tanggung jawab yang besar.
Kami menyampaikan penyesalan yang mendalam dan meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi para penggemar kami. Kami akan menyelidiki keadaan masalah ini secara internal dan mengambil tindakan yang tepat.
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, kami akan meninjau dan memperbaiki sistem pendidikan dan manajemen kami untuk para pemain dan pejabat klub." tulis GS Caltex.
Sementara itu Ahn Hye-jin juga telah memberikan pernyataan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @_gw216. Pemain berposisi sebagai setter itu menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
"Pertama, saya sangat meminta maaf karena telah menyebabkan masalah lantaran mengemudi dalam keadaan mabuk. Hal ini sepenuhnya kesalahan saya, dan itu adalah tindakan terang-terangan tanpa alasan.
Saya benar-benar menyesal atas kekecewaan dan kepedulian yang besar yang saya berikan kepada para penggemar, semua yang menyukai bola voli, dan kepada para pejabat klub dan liga.
Saya akan merefleksikan diri dalam hal ini, dan akan merenung seumur hidup agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Sekali lagi permintaan maafku yang tulus." tulis Ahn Hye-jin.
Insiden ini juga membuat Ahn Hye-jin terancam mendapatkan sanksi berat dari KOVO. Berdasarkan aturan yang berlaku, ia tidak bisa bermain untuk Timnas Voli Putri Korea Selatan setidaknya selama dua tahun.
Sesuai aturan dari Komite Olimpiade Korea dan KOVO, mendapatkan hukuman berupa minimal peringatan hingga pemecatan, serta dijatuhi denda sebesar 5 juta won atau sekitar Rp60 juta. Ia juga terancam dikenai larangan bermain untuk timnas selama dua hingga tiga tahun.
Jadwal sidang komite disiplin untuk Ahn Hye-jin akan ditentukan pada pekan depan, yang juga akan menentukan nasib kariernya yang dibangun dengan susah payah.
(nad)