- KOVO
Vanja Bukilic Jadi Rebutan Klub Liga Voli Korea, Sahabat Megawati Hangestri Diprediksi Jadi Pilihan Pertama di Draft Pemain Asing
Jakarta, tvOnenews.com - Vanja Bukilic diprediksi menjadi pemain asing paling diburu dalam tryout dan draft Liga Voli Korea 2026-2027. Sahabat Megawati Hangestri itu bahkan disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pilihan nomor satu.
Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) dijadwalkan menggelar tryout dan draft pemain asing di Praha, Republik Ceko pada 7-10 Mei 2026. Sebanyak 84 pemain putra dan 72 pemain putri sebelumnya telah mendaftarkan diri.
Namun hanya 25 pemain terbaik dari masing-masing sektor putra dan putri yang dipanggil mengikuti seleksi langsung di Praha setelah melalui proses evaluasi klub.
Draft musim ini juga disebut menjadi edisi terakhir sebelum sistem pemain asing di V-League berubah menjadi mekanisme free agent atau kontrak bebas. Perubahan regulasi ini membuat persaingan semakin ketat karena slot pemain asing baru diperkirakan sangat terbatas.
Di sisi lain, melansir dari Naver, sejumlah pengamat voli Korea Selatan menilai kualitas peserta baru musim ini tidak sekuat edisi-edisi sebelumnya. Salah satunya karena sejumlah klub mempertahankan pemain asing lama mereka sehingga kesempatan pemain baru untuk masuk ke liga menjadi semakin sedikit.
Alhasil nama salah satu peserta yakni Vanja Bukilic diprediksi bakal menjadi kandidat paling menonjol. Pasalnya pevoli asal Serbia itu dianggap memiliki kualitas paling komplet dibanding peserta lainnya.
Vanja Bukilic sendiri bukan sosok asing di Liga Voli Korea. Ia pernah membela Expressway Hi-Pass pada musim 2023-2024 sebelum bergabung dengan Red Sparks di musim berikutnya.
Saat membela Red Sparks, Bukilic sempat diubah posisinya oleh Ko Hee-jin dari opposite menjadi outside hitter demi berduet dengan Megawati Hangestri.
Duet Bukilic dan Megawati sukses membawa Red Sparks tembus ke final Liga Voli Korea 2024-2025. Meski akhirnya harus puas menjadi runner-up usai kalah dramatis dari Pink Spiders dengan agregat 2-3.
- KOVO
Selain pengalaman, keunggulan Bukilic terletak pada postur idealnya yang mencapai 198 cm serta kemampuannya bermain di dua posisi sekaligus, yakni opposite hitter dan outside hitter.
Bukilic memang sempat hengkang dari V-League, dan kemudian melanjutkan mimpinya untuk berkarier di Eropa bersama Il Bisonte Firenze di Liga Voli Italia 2025-2026.
Bersama klub Italia tersebut, Vanja Bukilic tampil dalam 26 pertandingan atau total 92 set dan sukses mencetak 278 poin dengan rata-rata 3,02 poin per set. Ia juga membukukan 236 spike sukses dari 692 percobaan dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 34,1 persen dan efisiensi serangan sebesar 18,2 persen.
Selain itu, Bukilic turut mencatat rata-rata 0,17 ace servis dan 0,28 blok per set. Meski statistik tersebut dianggap biasa di Liga Italia, namun banyak yang percaya performanya akan jauh lebih dominan jika kembali bermain di V-League Korea.
Pengalaman bermain di Korea Selatan menjadi nilai tambah terbesar bagi Vanja Bukilic. Klub-klub V-League dinilai tidak perlu lagi meragukan kemampuan adaptasi maupun kualitas permainan sang pemain.
Hal ini lah yang membuat banyak pihak meyakini Vanja Bukilic menjadi kandidat paling aman sekaligus paling menjanjikan untuk dipilih pertama dalam draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027.
(nad)