- PB Akuatik Indonesia
Bali Dipilih Menjadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Renang Internasional, PB Akuatik Indonesia Temui Gubernur Koster
Tidak hanya itu, pelaku UMKM lokal juga akan dilibatkan untuk memamerkan dan menjual produk-produk khas Pulau Dewata.
"Jadi nanti selain dari event olahraga ada juga disuguhkan kesenian-kesenian khas Bali. Kemudian juga nanti kita harapkan mereka bisa berbelanja oleh-oleh khas Bali," jelasnya.
- PB Akuatik Indonesia
Kemudian, Ketua PB AI Provinsi Bali yakni Komang Takuaki Banuartha, mengatakan jika pihalnya telah menyiapkan sejumlah destinasi wisata yang nantinya bisa dikunjungi oleh para peserta.
"Jadi kita akan mengarahkan mereka juga selain berlomba tapi juga menikmati makanan, menikmati keindahan alam dan keindahan wisata, tempat-tempat wisata. Dan juga tidak lupa mereka bisa beli oleh-oleh di Bali. Mudah-mudahan dengan dukungan bapak Gubernur ini bisa sukses eventnya dan lancar semuanya," ungkapnya.
Komang juga menjelaskan kejuaraan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang berpindah-pindah negara dan pada tahun ini, Indonesia dipercaya Asian Akuatik untuk menjadi penyelenggara.
"Ini memang suatu kehormatan dan ini salah satu yang terbesar dari kepesertaan karena mungkin dari daya tarik Bali ini," ujarnya.
"Nanti akan ada dari Australia kali. Jadi yang dekat Australia ada, terus ada orang-orang asing yang sedang tinggal di Bali juga akan ikut. Jadi akan banyak, terutama negara-negara tetangga itu banyak yang ikut," jelasnya.
Komang menyebut penyelenggaraan Asian Open Water Swimming Championships di Bali kali ini menjadi yang kedua setelah terakhir digelar pada 2008 silam.
- PB Akuatik Indonesia
"Kalau kejuaraan Asia ini mungkin yang kedua karena yang pertama 2008 udah lama sekali. Kalau Asia Tenggara kita pernah bikin dua tahun lalu tapi lebih kecil, kalau ini lebih besar," ujarnya.
Maka dari itu, Komang berharap dua kejuaran renang bertaraf internasional itu diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi warga Indonesia khususnya masyarakat Bali.
Dampak positif tersebut tak hanya dari sisi olahraga melainkan dari sektor UMKM, Pariwisata dan perekonomian.
(akg)