news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh bersama Kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Tisya Amallya Putri.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Kapten Timnas Voli Putri Indonesia Beri Sinyal Positif Jelang AVC 2026: Kolaborasi Pemain Senior-Junior Sangat Baik

Kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Tisya Amallya Putri, menegaskan pentingnya membangun chemistry antar pemain sebagai modal utama hadapi AVC Women's Cup 2026.
Selasa, 2 Juni 2026 - 16:54 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Tisya Amallya Putri, menegaskan pentingnya membangun chemistry antar pemain sebagai modal utama menghadapi AVC Women's Cup 2026.

Kekompakan dinilai menjadi faktor penting untuk membantu tim mencapai target minimal menembus empat besar pada turnamen yang akan berlangsung di Filipina tersebut.

Timnas voli putri Indonesia dijadwalkan berlaga di Candon City Arena, Filipina, pada 6-14 Juni mendatang.

Pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews,com/Ilham Giovani Pratama

Persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga penguatan hubungan antarpemain di dalam maupun luar lapangan.

Menurut Tisya, proses membangun komunikasi dan kerja sama antarpemain terus dilakukan selama pemusatan latihan.

Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan pemain senior dan junior yang kini berada dalam satu skuad.

Ia menilai kolaborasi antara dua generasi pemain berjalan dengan baik selama masa persiapan. Para pemain muda juga dianggap memiliki kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Kolaborasinya cukup baik, soalnya kan yang junior juga bukan pemain sembarangan, mereka juga sudah pernah membela timnas kelompok umur sebelumnya," ujar Tisya seusai pelepasan tim nasional bola voli putri Indonesia di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan pemain senior kepada para junior.

Pengalaman yang dimiliki para pemain muda di level kelompok umur menjadi modal berharga dalam memperkuat skuad Merah Putih.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh bersama Kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Tisya Amallya Putri
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Tisya menjelaskan bahwa suasana tim selama persiapan berlangsung positif. Tidak terlihat adanya sekat antara pemain senior dan junior sehingga proses adaptasi berjalan lebih cepat.

Sebagai kapten tim, Tisya juga berupaya membantu para pemain muda agar tampil lebih percaya diri.

Menurutnya, dukungan dari pemain senior sangat dibutuhkan untuk mengurangi tekanan yang mungkin dirasakan para junior.

"Mungkin kami (senior) lebih ke memberi kepercayaan lebih ke mereka (junior), karena pasti ada yang merasa takut sehingga senior harus lebih merangkul agar mereka lebih percaya diri dan enjoy," kata pemain berposisi setter itu.

Pendekatan tersebut diyakini dapat meningkatkan kenyamanan seluruh pemain selama menjalani pertandingan.

Ketika kepercayaan diri meningkat, performa di lapangan pun diharapkan bisa lebih maksimal.

Tisya menambahkan bahwa timnas voli putri Indonesia telah menjalani persiapan selama kurang lebih satu bulan sebelum bertolak ke Filipina pada Selasa malam.

Waktu tersebut dimanfaatkan untuk mematangkan strategi sekaligus memperkuat kekompakan tim.

Menurut dia, durasi persiapan selama sebulan sudah cukup untuk menghadapi persaingan di level Asia.

Terlebih, sebagian besar pemain sebelumnya juga telah mengikuti berbagai turnamen yang menjadi sarana uji coba tim.

Pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews,com/Ilham Giovani Pratama

Pengalaman dari sejumlah ajang sebelumnya membuat para pemain tidak memulai persiapan dari nol. Kondisi itu membantu tim pelatih dalam membangun pola permainan yang lebih efektif menjelang turnamen.

Tisya juga memiliki alasan kuat untuk optimistis menghadapi AVC Women's Cup 2026.

Pasalnya, pada edisi sebelumnya Indonesia hanya memiliki waktu persiapan yang lebih singkat, tetapi tetap mampu menutup kompetisi dengan finis di posisi kelima.

Kini, dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang pernah memperkuat tim nasional kelompok umur, Indonesia diharapkan mampu mencatat hasil lebih baik.

Timnas voli putri Indonesia pun bertekad memperbaiki pencapaian tahun lalu dan mewujudkan target menembus empat besar AVC Women's Volleyball Cup 2026.

‎(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
01:06
03:52
04:26
01:37
01:24

Viral