- Antara Foto/Nova Wahyudi
Rumor Sanksi untuk Megawati Hangestri Cs Memanas, PBVSI Minta Publik Jangan Mudah Percaya Potongan Informasi
Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) baru-baru ini memberikan pernyataan setelah ramai isu bahwa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar terancam mendapatkan sanksi dari federasi usai mundur dari Timnas Voli Indonesia.
Belum lama ini Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia, yang akan tampil di berbagai kompetisi di level Asia.
Megawati Hangestri mengumumkannya lebih dulu, karena dirinya ingin fokus dengan pemulihan cedera dan fisiknya, serta persiapan untuk masa depan kariernya.
Kemudian diikuti oleh Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar karena alasan pribadi, sekaligus agar memberikan kesempatan pada pemain muda alias regenerasi.
Namun belum lama ini PBVSI mengatakan bahwa kemungkinan tiga pemin tersebut mendapatkan sanksi, karena federasi memiliki aturan dan mekanisme khusus yang mengatur pemain yang menolak atau mengundurkan diri dari tugas tim nasional.
"Kita lagi pembinaan prestasi. Itu kan hak mereka," kata Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo, di Sentul, Bogor, Selasa (2/6/2026).
"Tapi kita mekanisme di PBVSI kan ada aturannya. Nah nanti kita putuskan di (rapat-red) dewan kehormatan, masih ada proses," tambahnya.
Sehingga keputusan akhir akan ditentukan setelah Dewan Kehormatan PBVSI melakukan pembahasan dan evaluasi terhadap kasus tersebut.
Sontak kabar tersebut langsung menjadi kabar panas terutama di kalangan volimania soal ketiga pemain Timnas Voli Indonesia yang terancam kena sanksi.
Namun baru-baru ini PBVSI melalui media sosial resminya @indonesian_volleyball di Instagram, buka suara terkait masifnya kabar tersebut pada Selasa (9/6/2026).
Federasi mengimbau masyarakat khususnya volimania untuk tidak mudah percaya dengan potongan informasi yang beredar. PBVSI juga mengunggah foto soal ramainya kabar panas tersebut di media sosial.
"Jangan mudah percaya pada potongan informasi. Pastikan informasi yang Anda terima berasal dari kanal resmi @indonesian_volleyball," tulis PBVSI di Instagram.
"Setiap kebijakan PBVSI dijalankan melalui mekanisme organisasi dan berdasarkan regulasi yang berlaku. Mari bersama menjaga ekosistem bola voli Indonesia dengan informasi yang akurat." jelas pernyataan tersebut.
Unggahan ini pun langsung mendapatkan beragam reaksi dari volimania dan netizen di kolom komentar.
Sementara itu, saat ini Timnas Voli Putri Indonesia tengah berjuang di AVC Women's Cup 2026 di Candon City Arena, Filipina.
Timnas Voli Putri Indonesia tercatat telah meraih dua kemenangan dan dua kekalahan di empat pertandingan babak penyisihan grup.
Timnas Voli Putri Indonesia akan berhadapan dengan Lebanon di laga terakhir Pool B AVC Women's Cup 2026 pada Jumat (12/6/2026).
(nad)