- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Reidel Toiran Jadi Caretaker Gantikan Segio Veloso, Kapten Timnas Voli Indonesia Langsung Beri Penilaian
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Voli Indonesia, Jasen Natanael Kilanta, mengaku optimistis timnya mampu beradaptasi dengan cepat di bawah arahan Reidel Toiran.
Menurutnya, kehadiran pelatih asal Kuba tersebut tidak menimbulkan kesulitan berarti bagi para pemain.
Timnas Voli Putra Indonesia saat ini tengah bersiap menghadapi gelaran AVC Men's Cup 2026.
Turnamen bergengsi tingkat Asia itu akan berlangsung di Ahmedabad, India mulai Sabtu (20/6/2026).
Dalam ajang tersebut, Indonesia membawa target tinggi untuk bersaing dengan negara-negara kuat Asia. Para pemain pun terus mematangkan persiapan menjelang keberangkatan ke India.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Namun, perhatian volimania sempat tertuju pada perubahan di kursi pelatih tim nasional.
Reidel Toiran ditunjuk sebagai caretaker atau pelatih sementara untuk memimpin skuad Merah Putih pada turnamen tersebut.
Penunjukan itu dilakukan karena pelatih kepala, Sergio Veloso, dikabarkan masih belum menyelesaikan urusan administrasi.
Situasi tersebut membuat PBVSI harus mengambil langkah cepat demi menjaga persiapan tim tetap berjalan optimal.
Meski terjadi pergantian pelatih, Jasen menilai proses adaptasi berlangsung sangat lancar.
Ia bahkan menyebut para pemain tidak membutuhkan waktu lama untuk memahami metode kepelatihan yang diterapkan Toiran.
Pernyataan tersebut disampaikan Jasen saat menghadiri acara pelepasan tim nasional di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Rabu (17/6/2026).
- PBVSI
Menurutnya, pengalaman panjang Toiran di Indonesia menjadi faktor utama yang mempermudah komunikasi dengan para pemain.
Toiran bukan sosok baru dalam dunia voli Indonesia. Namanya sudah dikenal luas setelah sukses membawa Jakarta Bhayangkara Presisi meraih gelar juara Proliga 2025.
Sebelum menjadi pelatih, Toiran juga pernah berkarier sebagai pemain di Indonesia. Ia mengawali kiprahnya bersama Surabaya Samator pada era 2000-an dan memiliki pemahaman yang baik mengenai karakter voli nasional.
Pengalaman tersebut membuat Toiran dinilai sangat memahami kebutuhan tim. Jasen pun melihat hal itu sebagai keuntungan besar bagi Timnas Voli Putra Indonesia.
Menurut Jasen, pemahaman Toiran terhadap kultur dan gaya bermain pemain Indonesia membuat proses penyesuaian berlangsung lebih cepat.
"Coach Toiran kan itu keunggulannya udah lama di Indonesia, jadi lebih tahu dan hafal gitu karakter pemain dan gaya bermain," ujar Jasen, Rabu (17/6/2026).
"Itu keunggulannya di situ, jadi enggak perlu waktu lama untuk beradaptasi (bersama Timnas Voli Putra Indonesia)," tambahnya.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Selain berbicara soal adaptasi tim, Jasen juga mengungkap target yang ingin dicapai Indonesia pada AVC Men's Cup 2026.
Ia berharap skuad Merah Putih mampu menorehkan prestasi terbaik di kompetisi tersebut.
"Ya tentu semua, pertama peringkat, dan keluar paling enggak empat besar," jelas Jasen.
"Berharap empat besar, (semoga) bisa bermain maksimal di situ (AVC Men's Cup 2026)," sambungnya.
Timnas Voli Putra Indonesia sendiri tergabung di Pool A pada AVC Men's Cup 2026.
Skuad Garuda akan menghadapi Thailand, Hong Kong, dan Australia dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
(igp)