- tvOnenews.com/Ilham Giovanni Pratama
Terpilih jadi Tuan Rumah, NTT Siapkan PON 2028 Bernuansa Wisata! Atlet dan Suporter Bisa Sekalian Liburan
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyiapkan konsep berbeda untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Selain menjadi ajang olahraga terbesar di Tanah Air, pesta olahraga tersebut juga diharapkan mampu mengangkat sektor pariwisata daerah.
NTT akan menjadi salah satu tuan rumah gelaran PON 2028 bersama Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara itu, DKI Jakarta akan berperan sebagai provinsi penyangga dalam pelaksanaan ajang multi-cabang olahraga tersebut.
- tvOnenews.com/Ilham Giovanni Pratama
Melkiades menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun berbagai persiapan sejak dini. Salah satu fokus utama adalah penentuan lokasi pertandingan yang terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan di NTT.
Menurutnya, konsep tersebut akan memberikan pengalaman berbeda bagi atlet, ofisial, maupun para pendukung yang datang ke wilayah Nusa Tenggara Timur.
Mereka tidak hanya mengikuti kompetisi olahraga, tetapi juga dapat menikmati keindahan alam dan budaya setempat.
"Penyelenggaraan (PON 2028) di NTT akan diselenggarakan di sekitar 14 kota/kabupaten dari 22 wilayah tingkat II yang ada. Lokasinya akan kami dekatkan dengan tempat-tempat wisata," ujar Emanuel Melkiades Laka Lena dalam konferensi pers usai rapat konsolidasi PON 2028 bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Konsep tersebut dinilai mampu memberikan dampak ganda bagi daerah. Selain menyukseskan penyelenggaraan olahraga, kehadiran ribuan tamu dari berbagai daerah juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
NTT selama ini dikenal memiliki banyak destinasi wisata kelas dunia.
Tidak hanya Labuan Bajo yang sudah mendunia, sejumlah daerah lain juga menyimpan potensi wisata yang terus berkembang.
Karena itu, pemerintah daerah ingin memanfaatkan momentum PON 2028 sebagai etalase untuk memperkenalkan berbagai destinasi unggulan kepada masyarakat nasional.
Harapannya, sektor pariwisata dapat memperoleh efek positif jangka panjang setelah ajang tersebut berakhir.
Di sisi lain, Melkiades mengaku bersyukur karena pemerintah pusat telah menerbitkan surat keputusan terkait penyelenggaraan PON 2028.
Dokumen tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun berbagai langkah persiapan.
Menurutnya, surat keputusan itu telah lama dinantikan karena berkaitan langsung dengan proses perencanaan dan penganggaran.
Kehadiran dokumen resmi tersebut membuat koordinasi dengan DPRD dapat berjalan lebih maksimal.
Apalagi saat ini pemerintah daerah tengah memasuki pembahasan anggaran. Karena itu, kepastian status sebagai tuan rumah menjadi faktor penting dalam penyusunan program kerja beberapa tahun ke depan.
"Bagi kami di daerah dengan kondisi fiskal saat ini, surat keputusan ini berdampak sangat besar karena kami bisa membahasnya dengan DPRD secara lebih baik," kata Melkiades.
Untuk mendukung persiapan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT telah menyiapkan anggaran awal sebesar Rp250 miliar.
Dana tersebut akan dialokasikan secara bertahap hingga penyelenggaraan PON pada 2028 mendatang.
Melkiades menegaskan bahwa penggunaan anggaran akan dilakukan secara terukur dan efisien. Hal itu sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menekankan pentingnya efektivitas dalam pelaksanaan kegiatan berskala nasional.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir yang terus memberikan arahan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai masukan dari pemerintah pusat sangat membantu dalam menyusun langkah persiapan.
"Pesan beliau kepada kami berdua adalah agar kegiatan ini benar-benar efisien," katanya.
Selain persoalan anggaran, pembagian cabang olahraga antara NTB dan NTT juga telah dibahas bersama.
Pembagian tersebut dilakukan secara proporsional agar masing-masing daerah dapat menjalankan peran secara optimal.
Sementara itu, DKI Jakarta akan memberikan dukungan sebagai daerah penyangga. Kehadiran Jakarta diharapkan mampu memperkuat aspek teknis maupun operasional selama penyelenggaraan PON berlangsung.
Melkiades berharap PON 2028 tidak hanya sukses dari sisi pertandingan dan prestasi atlet.
Ia juga ingin ajang tersebut menjadi momentum kebangkitan ekonomi serta promosi wisata bagi NTT dan NTB.
"Kami juga berharap kegiatan ini membawa sukses pariwisata dan sukses ekonomi NTT dan NTB," ucap Melkiades.
Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.
Kehadiran para pemangku kepentingan itu menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan PON 2028.
(igp)