news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri tiba di Korea Selatan.
Sumber :
  • instagram/hdecvolleyballteam

Lagi-lagi Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru Usai Gabung Hyundai Hillstate, Media Korea Soroti Soal Hijab

Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan media Korea usai bergabung dengan Hyundai Hillstate. Ia mendapat julukan baru. Simak selengkapnya.
Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.

Belum lama resmi bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate untuk mengarungi V-League musim 2026/2027, pevoli andalan Indonesia itu kembali mendapat julukan baru dari media Negeri Ginseng.

Jika sebelumnya publik voli Korea mengenalnya dengan julukan "Megatron" berkat kekuatan spike dan produktivitasnya dalam mencetak poin, kini Megawati mendapat sebutan baru yang lebih merepresentasikan identitasnya sebagai atlet muslim berhijab.

Media Korea swtvnews memperkenalkan Megawati dengan julukan "Hijab Spiker", sebuah sebutan yang langsung menarik perhatian pencinta voli di Korea Selatan maupun Indonesia.

"'Hijab Spiker' Mega Kembali… Bergabung dengan Hyundai E&C sebagai Pemain Kuota Asia," tulis swtvnews dalam laporannya.

Sebutan itu bukan sekadar menggambarkan penampilan Megawati yang selalu mengenakan hijab saat bertanding. 

Lebih dari itu, julukan tersebut menjadi simbol keberhasilannya menembus salah satu liga voli terbaik di Asia sambil tetap mempertahankan identitas dan keyakinannya.

Di Korea Selatan, atlet yang tampil berhijab di level profesional masih tergolong langka.

Karena itu, kehadiran Megawati selama dua musim terakhir bersama Jung Kwan Jang Red Sparks selalu menjadi perhatian media maupun suporter.

Julukan "Hijab Spiker" dinilai mencerminkan dua sisi yang melekat pada Megawati.

Di satu sisi, ia dikenal sebagai opposite hitter dengan serangan keras dan efisiensi tinggi.

Di sisi lain, ia menjadi representasi atlet muslim yang mampu bersaing di level internasional tanpa meninggalkan identitasnya.

Bagi banyak penggemar, sebutan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan atas konsistensi Megawati yang terus menunjukkan performa terbaik sejak pertama kali tampil di V-League.

Media Korea juga menyoroti kedatangan Megawati di Bandara Internasional Incheon pada 10 Juli 2026.

Kehadirannya disambut antusias karena dianggap sebagai salah satu rekrutan terpenting Hyundai Hillstate menjelang bergulirnya musim baru.

Tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, Megawati langsung bergabung dalam latihan bersama skuad Hillstate sehari setelah tiba di Korea Selatan.

Dalam berbagai dokumentasi latihan yang diunggah klub maupun kanal YouTube megavolley-메가발리, Megawati terlihat mulai membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya.

Suasana hangat tersebut menunjukkan bahwa proses adaptasi pemain asal Jember itu berjalan positif.

Kepindahan Megawati ke Hyundai Hillstate menjadi salah satu transfer paling menarik pada bursa pemain V-League 2026/2027.

Setelah dua musim memperkuat Red Sparks, ia memutuskan menerima tantangan baru bersama salah satu klub papan atas Korea Selatan yang memiliki tradisi kuat dalam perebutan gelar juara.

Hyundai Hillstate merekrut Megawati bukan tanpa alasan. Klub tersebut membutuhkan opposite dengan produktivitas tinggi untuk meningkatkan daya gedor tim menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Dengan pengalaman beradaptasi di Korea Selatan, Megawati dinilai mampu langsung memberikan dampak sejak awal musim.

Statistik Impresif Jadi Modal Besar

Kepercayaan Hyundai Hillstate terhadap Megawati dibangun dari catatan performanya yang luar biasa selama berseragam Red Sparks.

Pada musim debutnya di V-League 2023/2024, Megawati sukses mengoleksi 736 poin dan menjadi mesin poin utama tim.

Performa tersebut justru meningkat pada musim berikutnya. Di V-League 2024/2025, ia membukukan 802 poin, menempati peringkat ketiga daftar top skor liga, sekaligus masuk dalam jajaran pemain dengan efektivitas serangan terbaik.

Berkat kontribusi besarnya, Red Sparks berhasil menembus babak final V-League untuk pertama kalinya setelah penantian panjang, sekaligus mengukuhkan Megawati sebagai salah satu pemain asing Asia paling sukses dalam sejarah kompetisi tersebut.

Musim ini, Megawati diproyeksikan menjadi salah satu ujung tombak serangan Hyundai Hillstate.

Ia diperkirakan akan membangun kombinasi menyerang bersama outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, serta didukung sederet pemain lokal berpengalaman yang dimiliki Hillstate.

Komposisi tersebut membuat banyak pengamat voli Korea menempatkan Hyundai Hillstate sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar V-League musim 2026/2027.

Selain kontribusi di lapangan, kehadiran Megawati juga diyakini memberi nilai tambah dari sisi popularitas klub.

Selama dua musim terakhir, basis penggemarnya di Korea Selatan terus berkembang. Tak sedikit suporter Red Sparks yang masih mengikuti perjalanan kariernya meski kini ia telah berganti seragam.

Julukan "Megatron" selama ini identik dengan kekuatan serangan Megawati.

Kini, hadirnya sebutan "Hijab Spiker" memberikan dimensi baru terhadap citra pemain berusia 26 tahun tersebut.

Sebutan itu bukan hanya menggambarkan penampilannya yang mengenakan hijab di lapangan, tetapi juga menjadi pengakuan atas prestasi, profesionalisme, dan pengaruh yang berhasil ia bangun selama berkarier di Korea Selatan.

Dengan pengalaman yang semakin matang, kualitas permainan yang terus berkembang, serta kepercayaan besar dari Hyundai Hillstate, Megawati kini memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya.

Publik Indonesia pun berharap sosok yang kini dijuluki "Hijab Spiker" itu mampu kembali tampil impresif, membawa Hyundai Hillstate bersaing di papan atas V-League, sekaligus terus mengharumkan nama Indonesia di kancah bola voli internasional.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:34
05:05
03:26
01:27
01:57
02:58

Viral