news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri di Manisa BBSK.
Sumber :
  • Instagram.com/manisabbsk_voleybol

Megawati Hangestri Terancam Batal Debut dengan Hyundai Hillstate? Aturan Baru Ini Disebut Jadi Penyebabnya

Debut Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate di Jeju Super Match 2026 terancam batal. Simak penjelasan aturan FIVB yang menjadi sorotan.
Rabu, 29 Juli 2026 - 17:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar yang ditunggu para pencinta bola voli Indonesia jelang awal Agustus 2026 justru diwarnai tanda tanya besar.

Megawati Hangestri Pertiwi yang semula diprediksi menjalani debut bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang Women's Volleyball Top Club Super Match 2026, kini berpotensi harus menunda penampilan perdananya.

Penyebabnya bukan karena cedera atau keputusan pelatih, melainkan aturan yang berkaitan dengan National Team Period atau periode tim nasional yang mengacu pada rekomendasi Fédération Internationale de Volleyball (FIVB).

Jika aturan tersebut benar-benar diterapkan sesuai ketentuan, Megawati bersama sejumlah pemain lain yang masuk kategori tertentu berpotensi tidak bisa tampil di turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Megawati Hangestri
Sumber :
  • Hyundai Hillstate

Sejak resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate sebagai pemain kuota Asia, nama Megawati menjadi pusat perhatian publik Korea Selatan maupun Indonesia.

Kehadirannya diharapkan menjadi solusi bagi lini serang Hillstate setelah klub tersebut melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain untuk menghadapi V-League 2026/2027.

Turnamen Women's Volleyball Top Club Super Match 2026 yang berlangsung di Jeju Halla Gymnasium, Korea Selatan, pada 1-2 Agustus 2026, semula diproyeksikan menjadi panggung pertama Megawati mengenakan seragam Hillstate.

Ajang ini akan mempertemukan empat klub elite Asia Timur, yakni:
- Hyundai E&C Hillstate (Korea Selatan)
- Heungkuk Life Pink Spiders (Korea Selatan)
- Osaka Marvelous (Jepang)
- Shanghai Bright Ubest (China)

Selain menjadi turnamen pramusim, kompetisi tersebut juga menjadi ajang bagi setiap klub untuk menguji komposisi tim, membangun chemistry antarpemain, sekaligus mengevaluasi strategi sebelum V-League dimulai pada Oktober mendatang.

Di tengah tingginya antusiasme penggemar, media Korea melaporkan adanya kendala yang berpotensi mengubah rencana tersebut.

Menurut laporan SportSeoul, pemain yang masuk dalam extended roster tim nasional serta pemain asing tidak diperbolehkan tampil selama periode National Team Period, sesuai rekomendasi dari FIVB.

Aturan itu dibuat agar klub tidak menggunakan pemain yang masih berada dalam periode kewajiban bersama tim nasional sehingga tidak terjadi benturan jadwal internasional.

Situasi tersebut bukan hanya memengaruhi Hyundai Hillstate, tetapi juga klub-klub peserta lain yang memiliki pemain tim nasional maupun legiun asing.

Megawati sendiri termasuk pemain yang masuk dalam perhatian karena statusnya sebagai pemain asing sekaligus salah satu atlet yang masuk radar Timnas Voli Putri Indonesia.

Apabila namanya masih tercantum dalam extended roster Timnas Indonesia pada periode tersebut, maka peluangnya tampil di Jeju Super Match menjadi sangat kecil.

Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Hyundai Hillstate maupun penyelenggara mengenai daftar akhir pemain yang akan tampil.

Sebelumnya, berbagai media Korea sempat melaporkan bahwa Megawati telah bergabung lebih awal dengan Hyundai Hillstate untuk mempercepat proses adaptasi.

Setibanya di Korea Selatan, opposite asal Jember itu langsung menjalani latihan fisik bersama tim asuhan Kang Sung-hyun.

Ia juga sudah diperkenalkan kepada seluruh pemain dan staf pelatih, termasuk middle blocker anyar Bae Yoo-na, yang mengaku sangat antusias akhirnya bisa satu tim dengan Megawati.

Karena itu, peluang Megawati tampil sebenarnya masih terbuka apabila terdapat penyesuaian daftar pemain atau klarifikasi mengenai statusnya dalam periode tim nasional.

Bagi Hyundai Hillstate, Women's Volleyball Top Club Super Match bukan sekadar turnamen persahabatan.

Pelatih Kang Sung-hyun diperkirakan akan memanfaatkan ajang ini untuk menguji kombinasi pemain sebelum memasuki kompetisi resmi V-League 2026/2027.

Jika Megawati bisa tampil, turnamen tersebut akan menjadi kesempatan awal membangun chemistry dengan setter utama Kim Da-in serta rekan-rekan barunya.

Selain itu, pertandingan melawan klub-klub kuat seperti Shanghai Bright Ubest maupun Osaka Marvelous akan menjadi tolok ukur kesiapan Hillstate menghadapi musim baru.

Sebaliknya, apabila Megawati harus absen, kesempatan tersebut kemungkinan akan diberikan kepada pemain lokal maupun pemain pelapis agar memperoleh menit bermain.

Apabila benar tidak tampil di Jeju Super Match, bukan berarti debut Megawati bersama Hyundai Hillstate batal sepenuhnya.

Penampilan perdananya hanya berpotensi tertunda hingga agenda berikutnya, baik dalam laga uji coba lain maupun saat kompetisi resmi V-League Korea Selatan mulai bergulir pada Oktober 2026.

Bagi para penggemar Indonesia, kabar ini tentu menjadi sesuatu yang mengecewakan mengingat banyak yang sudah menantikan aksi Megatron dengan nomor punggung 88 bersama klub barunya.

Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai status Megawati.

Karena itu, publik masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Hyundai Hillstate maupun panitia turnamen terkait daftar pemain yang dipastikan tampil di Women's Volleyball Top Club Super Match 2026.

Jika aturan National Team Period benar-benar diterapkan tanpa pengecualian, debut Megawati di Jeju kemungkinan harus ditunda.

Namun, bila statusnya dinyatakan memenuhi syarat, Volimania Indonesia masih berpeluang menyaksikan spike keras sang Megatron lebih cepat sebelum kompetisi V-League resmi dimulai.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
05:14
01:59
01:57
01:21
16:31

Viral