news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelari Indonesia Odekta Elvina Naibaho.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.

Atlet Marathon Indonesia Odekta Naibaho Beri Sinyal Pensiun Usai Asian Games 2026

Atlet marathon putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, membuka kemungkinan akan pensiun setelah tampil di Asian Games 2026. Atlet asal Sumatera Utara itu akan berjuang meraih hasil terbaik di Jepang sebelum menentukan masa depannya sebagai pelari profesional.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:39 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet marathon putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, membuka kemungkinan akan pensiun setelah tampil di Asian Games 2026. Atlet asal Sumatera Utara itu akan berjuang meraih hasil terbaik di Jepang sebelum menentukan masa depannya sebagai pelari profesional.

Asian Games 2026 sendiri akan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Sedangkan nomor maraton putri dijadwalkan digelar pada 26 September di Nagoya.

Odekta Elvina Naibaho mengatakan bahwa dirinya berpeluang pensiun, terutama jika menemukan pasangan hidup. Sehingga Asian Games 2026 bisa menjadi yang terakhir dalam kariernya.

"Ya, kalau saya ketemu jodoh (pasangan hidup), ya, mungkin (Asian Games 2026) ini yang terakhir," kata Odekta Elvina Naibaho, dilansir dari Antara pada Rabu (26/8/2026).

Meski mulai memikirkan kemungkinan pensiun, Odekta belum ingin kehilangan fokus terhadap target terdekatnya. Ia ingin memperbaiki pencapaiannya setelah pada Asian Games 2022 di Hangzhou, ia finis di posisi ke-10 dengan catatan waktu 2 jam 37 menit 51 detik.

Modal Odekta menuju Asian Games 2026 juga jauh lebih kuat dibandingkan penampilannya di Hangzhou. Pada Gold Coast Marathon 2025 di Australia, ia mencatat waktu 2 jam 31 menit 34 detik sekaligus memecahkan rekor nasional maraton putri Indonesia.

Rekor tersebut sebelumnya menjadi milik Triyaningsih dengan catatan 2 jam 31 menit 39 detik. Odekta berhasil memangkas lima detik dari rekor tersebut setelah catatan Triyaningsih bertahan selama lebih dari satu dekade.

Meski memiliki catatan nasional yang mengesankan, Odekta tidak ingin memasang target berlebihan di Asian Games 2026. Ia menyadari persaingan akan sangat ketat karena harus menghadapi pelari-pelari kuat dari China, Jepang, serta sejumlah negara Asia lainnya.

"Untuk target (pada Asian Games 2026), saya memberikan yang terbaik, yang pasti," kata Odekta. 

Ia memilih berkonsentrasi pada eksekusi lomba dan memberikan kemampuan maksimal daripada terbebani tuntutan untuk membawa pulang medali emas.

"Jadi saya kira kalau target di sana untuk juara kayanya berat, tapi memberikan yang terbaik untuk Indonesia," katanya.

Di sisi lain, Odekta juga memikirkan keberlanjutan nomor maraton putri Indonesia jika dirinya benar-benar pensiun. Ia berharap muncul atlet generasi berikutnya yang mampu melanjutkan kiprahnya di kompetisi internasional.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral