- YouTube Megawati
Tak Banyak yang Tahu, Begini Sifat Asli Megawati Hangestri Selama 2 Musim di Korea
"Aku orangnya rame, tapi kalau di kamera itu nggak mau. Males, kayak bosen ngomong sama kamera. Kalau ngomong sama teman kayak ada koneksi," ujarnya.
Bahkan, Megawati mengaku pernah mendapatkan permintaan untuk membuat konten YouTube. Namun, ia memilih menolaknya karena merasa lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari tanpa harus terus berada di depan kamera.
"Apalagi kalau bikin YouTube, aku disuruh bikin YouTube kan, tapi aku 'maaf nggak dulu'. Kayak males jadi sehari-hari pinginnya di kamar aja," lanjutnya.
Lebih Sering Menikmati TikTok
- KOVO
Megawati juga mengungkap bahwa dirinya bukan termasuk atlet yang terlalu aktif menggunakan media sosial. Dari berbagai platform yang tersedia, TikTok justru menjadi salah satu aplikasi yang paling sering digunakannya.
"Aku sebenarnya medsos (media sosial) jarang, aku lebih suka ke TikTok sih, karena menghibur kayak lihat scroll itu random, tahu nggak?" katanya.
Meski tidak terlalu aktif, Megawati tetap sesekali membuat konten untuk sekadar bersenang-senang. Ia mengaku lebih menyukai konten sederhana dan tidak terlalu memikirkan konsep yang rumit.
"Aku suka membuat video random. Suka bikinnya simple. Aku juga kayak iseng-iseng masukin foto gitu, yaudah jadi gitu kan," jelasnya.
Menurut Megawati, pengalaman menggunakan Instagram juga terasa berbeda. Ia menilai platform tersebut memiliki kesan yang lebih formal sehingga dirinya merasa tidak sebebas ketika menggunakan TikTok.
"Kalau di Instagram itu menurut aku terlalu baku (Terbatas foto dan kalimat), kalau di Instagram itu nggak bisa kayak ini loh aku yang sebenarnya, beda," katanya.
Megawati bahkan menyebut Instagram lebih banyak digunakannya untuk kebutuhan yang berkaitan dengan publik.
"Instagram itu cuma kebutuhan konsumsi publik saja sih," terusnya.
Tak Sulit Bergaul Meski Bahasa Korea Belum Lancar
Meski mengaku tidak terlalu nyaman berbicara di depan kamera, Megawati justru dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul ketika berada di lingkungan tim.
Selama dua musim berkarier di Korea Selatan, salah satu tantangan yang dihadapinya adalah kemampuan bahasa Korea yang belum sepenuhnya lancar. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Megawati kesulitan membangun komunikasi dengan rekan setim maupun pelatih.