- instagram megawatihangestrip
Jauh-jauh Hari Sebelum Direkrut, Megawati Hangestri Pernah Buat Pelatih Hyundai Hillstate 'Kesal'
"Set pertama dan kedua berjalan seimbang, tetapi penerimaan bola tim kami goyah. Kami juga menggoyahkan lawan dengan servis kami, tetapi Red Sparks entah bagaimana berhasil membuat permainan dalam situasi itu dan mencetak poin di sana-sini," kata Kang Sung-hyung dikutip dari Xsportsnews.
- Instagram @hdecvolleyballteam
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa masalah Hillstate bukan semata-mata karena mereka tidak memiliki pemain dengan kemampuan menyerang.
Moma Bassoko bahkan mampu mencetak 23 angka.
Masalahnya adalah Hillstate tidak cukup konsisten dalam membangun serangan setelah receive mereka terganggu.
Ketika kualitas bola pertama menurun, distribusi serangan ikut terpengaruh dan Red Sparks mampu memanfaatkan situasi tersebut.
Kang kemudian mengakui bahwa Hillstate tidak mampu menunjukkan kekuatan terbaik ketika pertandingan memasuki fase penentuan.
"Saya pikir kami tidak mampu mengerahkan kekuatan kami di akhir karena kami kurang dalam hal itu," lanjutnya.
Menariknya, Megawati bukan satu-satunya opposite yang tampil menonjol dalam pertandingan tersebut.
Hillstate memiliki Moma Bassoko, salah satu pemain andalan mereka. Pemain asal Kamerun itu mencetak 23 poin, hanya terpaut satu angka dari Megawati.
Namun, angka saja tidak cukup untuk menggambarkan jalannya pertandingan.
Red Sparks lebih mampu memanfaatkan momen-momen krusial. Ketika Hillstate membutuhkan poin untuk mengunci set, Red Sparks justru mampu mencuri momentum.
Kang Sung-hyung juga menyoroti masalah di sektor tengah yang membuat Hillstate kesulitan mengembangkan permainan.
"Meskipun Moma adalah Moma, tampaknya alasan kekalahan itu adalah karena blocker tengah tidak dapat dimanfaatkan karena penerimaan bola tidak bagus. Kami juga melakukan permainan yang sulit, tetapi hasilnya tidak banyak," sambung Kang.
Kekalahan itu menjadi salah satu gambaran betapa sulitnya menghadapi Red Sparks ketika Megawati dan rekan-rekannya mampu mempertahankan kualitas permainan dalam tekanan.
Waktu kemudian mengubah situasi secara drastis.
Sekitar setahun setelah pertandingan tersebut, Kang Sung-hyung tidak lagi harus memikirkan cara menghentikan Megawati.
Justru sebaliknya, ia ingin menjadikan pemain Indonesia tersebut sebagai bagian dari timnya.
Hyundai Hillstate secara resmi mengumumkan perekrutan Megawati pada 11 Mei 2026. Klub asal Suwon tersebut menyambut Megawati sebagai pemain kuota Asia untuk V-League 2026/2027.