- Instagram @jpevolley
Menghilang dari Timnas Voli Putri Indonesia dan Klub Usai jadi MVP Proliga 2025, Ini Kata PBVSI Soal Junaida Santi
- FIVB
Dalam kesempatan itu, Loudry juga menjelaskan jika Timnas Voli Putri Indonesia juga membutuhkan Junaida Santi dan megaskan tidak ada sanksi yang dijatuhkan.
"Untuk Santi sejak dia eksis di 2022 Princess Cup U-17 dia sudah disorot gitu. Setelah itu dia pulang dia pernah ikut AVC Putri ke Manila dan semakin disorot itu puncaknya di U-20 kejuaraan dunia karena case-nya timnas Vietnam senior dan Vietnam U-20 itu," terang Loudry.
"Jadi semua yang mendapat sorotan harus jadi bukan karena keberadaan Santinya sendiri ya karena ini case internasional gitu. Nah Santi lewati itu dulu deh (gender test). Kalau itu sudah lewat silakan," terang Loudry.
Loudry juga menjelaskan jika PBVSI telah berupaya untuk mendorong Santi melakukan prosedur tersebut lewat perantara staf klub.
Namun, Junaida Santi justru masih enggan untuk melakukan gender test sehingga PBVSI tak bisa memasukan Junaida Santi ke dalam skuad Timnas Voli Putri Indonesia.
"Anak ini mau tidak mau asetnya kita dia sudah pernah mengharumkan nama Indonesia ya sebenarnya kita harus bela. Cuma sampai di mana kita bisa bela kalau dianya sendiri nggak mau keluar untuk berani tampil ikut tes," kata Loudry.
"Kita punya psikolog waktu itu Mbak Ernita Pongky salah satu pengurus kita sudah dalam pendekatan personal bawa ke Rumah Sakit Polri mau apa nggak? Nggak berani. Oh dari yang pemainnya nggak mau. Tapi setidaknya dari federasi sudah turun tangan banget," pungkasnya.
(akg)