- Volleyball World
Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum
tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sempat dikabarkan akan melakukan proses naturalisasi pemain untuk menambah kekuatan Timnas Voli Indonesia.
Bahkan PBVSI kabarnya telah menyiapkan 4 nama pemain asal Brasil yang diproyeksikan akan menjalani proses naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Voli Indonesia.
Kabar tersebut disampaikan oleh ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, saat perayaan ulang tahun PBVSI ke-71 pada 26 Februari lalu sehingga langsung ramai menjadi perbincangan.
- tvOne - Ilham Giovani Pratama
Saat itu, Imam Sudjarwo mengungkapkan jika program naturalisasi tersebut masih dalam tahap penyiapan dokumen administratif sebelum dibahas bersama pemerintah.
"Semua naturalisasi yang pernah saya sampaikan itu ada dua putra, dua putri. Sekarang kita lagi proses mempersiapkan administrasi dan dalam waktu dekat saya mau menghadap Menpora untuk membicarakan masalah ini," ujar Imam Sudjarwo.
Namun, baru-baru ini Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, akhirnya buka suara terkait rencana naturalisasi pemain itu.
Melansir dari siniar di kanal youtube Voli Tv, Loudry menjelaskan jika PBVSI terbuka dengan program tersebut dan segala keputusan naturalisasi pemain tergantung dari persetujuan ketua umum.
"Naturalisasi? Kalau lihat tren kenapa nggak? Cuma sekarang tergantung keputusan Bapak Ketua Umum. Nah kalau masalah tren, sekarang semua negara hampir semua negara ada naturalisasi, Bapak Ketua Umum kita mau nggak untuk melakukan naturalisasi?" kata Loudry Maspaitella.
- Volleyball World
"Konsekuensinya kita bisa masuk ke level Asia atau lebih. Mau dengan produk dalam negeri ya silahkan kita coba. Mau coba naturalisasi ya kita coba, saya kan hanya di level pelaksana jadi Apapun kebijakannya kita laksanakan," lanjutnya.
"Sekarang yang jadi masalah adalah pencari bakatnya talent-nya, nama-nama pemain asingnya itu. Kemarin mungkin Pak Ketua Umum sudah menyampaikan itu berarti mungkin sudah ada referensi nama-nama. Saya juga belum jelas," tambah Loudry.
"Keinginan ada, kejelasan belum. Khususnya nama ya, tapi kalau lihat komentarnya Bapak Ketua Umum berarti beliau sudah berminat. Ya ayo kita laksanakan, sekarang siapa nama-namanya?" tutup Loudry Maspaitella.