news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri usai latihan bersama Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • YouTube Hyundai E&C Hillstate

Megawati Hangestri Bongkar Perbedaan Liga Voli Korea dengan Kompetisi Asia Tenggara

Megawati Hangestri mengungkap perbedaan Liga Voli Korea dengan kompetisi Asia Tenggara berdasarkan pengalamannya bermain di Thailand dan Vietnam. Perbedaannya.
Rabu, 9 September 2026 - 09:42 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.comMegawati Hangestri resmi memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate pada Liga Voli Korea musim 2026/2027.

Kepindahan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Megawati setelah sebelumnya mencatatkan musim-musim gemilang bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.

Megawati sebenarnya sudah lama masuk radar pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Sang pelatih tertarik dengan kemampuan Megatron setelah melihat penampilannya saat membawa Red Sparks melaju hingga final Liga Voli Korea musim 2024/2025.

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung
Sumber :
  • KOVO

Pada final tersebut, Megawati tampil impresif dalam pertandingan yang berlangsung hingga lima gim. Ia bahkan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung.

Megawati dan Red Sparks memaksa pertandingan berlangsung hingga gim kelima. Namun, cedera lutut yang dialami Megatron membuat performanya tidak lagi maksimal.

Pink Spiders akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Red Sparks dengan skor dramatis 3-2 pada pertandingan final kelima. Meski gagal membawa timnya menjadi juara, Megawati tetap menutup seri final sebagai pencetak poin terbanyak.

Jauh sebelum menjadi salah satu bintang di Liga Voli Korea, Megawati juga telah merasakan atmosfer kompetisi di sejumlah negara Asia Tenggara. Ia pernah bermain di Thailand bersama Supreme Chonburi dan memperkuat Ha Phu Thanh Hoa di Vietnam.

Pengalaman tersebut membuat Megawati memiliki perbandingan mengenai karakter kompetisi di Asia Tenggara dengan Liga Voli Korea.

“Selain liga Indonesia, saya juga pernah memiliki pengalaman singkat di liga Thailand dan Vietnam. Saya bergabung dengan tim untuk periode singkat selama babak playoff di setiap liga. Tidak banyak perbedaan antara liga-liga tersebut. Sebagai perbandingan, liga Korea jelas memiliki lebih banyak pertandingan dan durasinya lebih lama,” ungkap Mega dilansir dari The Volleyball Korea.

Megawati juga menyadari bahwa posisi opposite hitter di Liga Voli Korea selama ini lebih banyak dipercayakan kepada pemain asing. Meski demikian, ia tidak menganggap hal tersebut sebagai beban.

“Tentu saja, saya tahu bahwa di Korea, mereka terutama merekrut pemain asing untuk posisi opposite hitter. Tidak mudah bagi pemain Asia untuk bermain di posisi itu, tetapi bola voli bukanlah olahraga individual. Saya datang ke Korea dengan pola pikir bahwa jika saya bermain sesuai gaya saya sendiri dan seluruh tim tampil baik, kita bisa menang.”

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:11
01:08
01:00
01:03
05:19
01:23

Viral